Fakta Mencengangkan! Ada Pihak yang Jemput Bupati Kuansing Saat KPK Lakukan OTT

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya sejumlah pihak yang menjemput Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, saat penyidik mereka mencari keberadaannya dalam operasi tangkap tangan (OTT).

“Ada informasi pihak yang menjemput. Itu juga sudah diketahui oleh tim, tetapi kami pada saat itu fokus mencari keberadaan SA dan ZKN (Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain),” tutur Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dikutip Kamis, 2 Juli 2026.

Baca Juga :
Suhardiman Amby Jadi Bupati Kuansing ke-7 yang Kena OTT KPK
Mobil Land Cruiser Bupati Kuansing Sempat Dijual ke Showroom untuk Hilangkan Jejak Korupsi

Kata dia, pihaknya lebih dulu menelusuri keberadaan Suhardiman dan Zulkarnain di rumah dinas maupun sejumlah kantor Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Tapi, tim tidak menemukan keduanya dan menduga mereka sudah meninggalkan wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. Sehingga, KPK membagi tim untuk melanjutkan pencarian hingga ke Pekanbaru, Riau.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, dan Jakarta pada 29 Juni 2026 dengan mengamankan 10 orang. Operasi tersebut merupakan OTT ke-14 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.

Dari 10 orang yang diamankan, lima orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka terdiri atas tiga pihak swasta, seorang aparatur sipil negara Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta istri Suhardiman, Suci Nitia Edwar.

KPK kemudian meminta Suhardiman dan Sekretaris Daerah Kuantan Singingi Zulkarnain menyerahkan diri pada 30 Juni 2026. Keduanya memenuhi permintaan tersebut dan dijemput penyidik KPK di Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Pada 1 Juli 2026, KPK menetapkan Suhardiman Amby, Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardiles sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Selain dugaan suap, KPK juga menduga Suhardiman menerima gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas atau HPT. (Ant)

Baca Juga :
KPK Duga Penghasilan Petani di Kuansing Dipotong Buat Urus Pelepasan Hutan
2 Kali Bupati Kuansing Kena OTT dalam 5 Tahun, KPK Lontarkan Pernyataan Menohok
KPK Beberkan Kronologi Suap Bupati Kuansing hingga Dapat Mobil Mewah dari Calon Sekda

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Samuel Terdakwa Perusak Rumah Nenek Elina Divonis 3 Tahun 10 Bulan Penjara
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gugurnya Juru Taktik Tim Nasional di Piala Dunia 2026, Terbaru Hong Myung-bo
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: Jakarta Percepat Penambahan Ruang Terbuka Hijau
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Excelsa, Harapan Baru di Tengah Krisis Kopi Dunia
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Link Nonton Gratis Belgia vs Senegal Pukul 03.00 WIB, Klik di Sini!
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.