Sederet Pesan Prabowo saat HUT ke-80 Polri

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menghadiri perayaan HUT ke-80 Polri. Ia bertindak sebagai inspektur upacara.

Prabowo hadir sekitar pukul 07.56 WIB. Ia mengenakan setelan jas hitam dengan dasi biru. Tampak mendampingi Prabowo, yakni Wapres Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Prabowo lalu langsung menempati tempat yang telah disediakan.

Di hadapan Prabowo, ada 8 resimen dari berbagai satuan di Polri dan TNI yang berbaris menjadi pasukan upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara, yakni Irjen Suhendri.

Dalam upacara tersebut, Prabowo menyampaikan sejumlah pesan untuk anggota Polri. Berikut rangkumannya:

Polri Hadir, Bekerja untuk Rakyat, Harus Melindungi Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Polri harus bekerja untuk masyarakat dan menjadikan perlindungan terhadap rakyat sebagai tugas utama.

Dalam sambutannya, Prabowo mengucapkan selamat Hari Bhayangkara kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ia menilai tema "Polri untuk Masyarakat" mencerminkan jati diri sekaligus arah pengabdian Korps Bhayangkara.

"Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara," ujar Prabowo.

"Polri hadir untuk rakyat, Polri bekerja untuk rakyat, Polri harus melindungi rakyat, Polri mengabdi kepada bangsa dan negara," lanjutnya.

Selalu di Garis Depan Bencana, Dukung MBG-Hadir di Desa-Desa

Presiden Prabowo Subianto memuji Polri yang menurutnya serba bisa. Dia mengapresiasi polisi yang selalu ada di garis terdepan ketika terjadi bencana, saat yang sama polisi juga bisa menjaga stabilitas harga komoditas.

"Polri selalu berada di garis depan apabila masyarakat mengalami bencana. Polri terus membantu menjaga stabilitas harga-harga di Republik Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan apresiasinya atas kinerja Korps Bhayangkara yang sudah kerja siang-malam menjaga ketertiban bangsa. Bahkan, polisi juga ikut serta mendukung program ketahanan pangan.

"Karena itu, saya sangat menyampaikan penghargaan saya bagaimana giatnya Kepolisian Republik Indonesia sekarang ikut aktif terlibat dalam upaya ketahanan pangan rakyat kita," ucap dia.

Tak hanya itu, menurut Prabowo, Polri saat ini ikut serta mendukung program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Polri membantu secara aktif dan menentukan dalam mendukung program-program strategis seperti program Makan Bergizi Gratis. Polri hadir di desa-desa, Polri hadir di perbatasan. Saya melihat sendiri bagaimana program ketahanan pangan Polri sangat membantu ketahanan pangan nasional, khususnya di bidang produksi jagung," bebernya.

Kita Negara Hukum, Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia adalah negara hukum. Namun, dia mengingatkan, hukum tak boleh disalahgunakan.

"Negara kita adalah negara hukum. Karena itu hukum harus kita tegakkan, hukum harus dihormati dan dihargai. Hukum harus menjadi pelindung rakyat, hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat yang jujur. Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, hukum tak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Hukum juga tidak seharusnya menjadi alat balas dendam.

"Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok mana pun," ucap Prabowo.

"Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapa pun yang kebal terhadap hukum," tegasnya.

Prabowo menekankan, rakyat harus mendapat perlindungan.

"Saya tekankan kembali, rakyat paling lemah harus mendapat perlindungan. Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman, orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya," jelas dia.

Gaji dari Rakyat, Jangan Sombong

Prabowo berpesan agar seluruh insan Bhayangkara tidak sombong. Dia meminta agar polisi menerapkan 'ilmu padi'.

"Jangan pernah berhenti memperbaiki diri dan jangan sombong. Semakin berisi semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri, justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik. Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar, institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah, institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati," jelasnya.

Anugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti ke Polda Metro-Banten

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti ke beberapa satuan di Polri serta sejumlah kepolisian daerah (Polda) di Indonesia.

Sesmilpres Mayjen TNI Wahyu Yudhayana mengatakan penganugerahan ini didasarkan pada Keppres Nomor 37 dan 38/Tk/2026 dan Keppres Nomor 55/Polri Tahun 2026.

"Menganugerahkan Nugraha Sakanti kepada kesatuan atas jasanya yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara," kata Wahyu membacakan Keppres.

Berikut satuan yang mendapat tanda Nugraha Sakanti:

Selain itu, Prabowo juga menganugerahkan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah personel Polri yang dianggap telah berjasa.

"Anggota Polri berjasa besar, keberanian, ketabahan luar biasa untuk pengembangan kepolisian," kata Wahyu.

Mereka yang mendapat penghargaan itu, yakni:

Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan

Presiden RI Prabowo Subianto dianugerahkan medali kehormatan Loka Praja Samrakshana olah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh nasional atau Presiden yang dinilai memiliki jasa luar biasa terhadap pengembangan dan kemajuan institusi kepolisian.

Kapolri mengalungi langsung medali kehormatan itu kehormatan itu ke Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun Baru, Marunda dan Rorotan Jadi Prioritas
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Personel Berprestasi hingga Purnawirawan Dapat Apresiasi dalam Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polres Pelabuhan Makassar
• 7 jam laluharianfajar
thumb
BPS: Sensus Ekonomi Cuma untuk Kepentingan Statistik, Data Masyarakat Pasti Terjaga
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Menegaskan Kritik Harus Dihormati, tetapi Tidak Boleh Merusak Demokrasi Indonesia
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Israel Ngotot Ogah Tarik Pasukan dari Lebanon, Suriah, dan Gaza
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.