JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk menjalani sidang perdana, Kamis (2/7/2026).
Dokter Tifa tiba sekitar pukul 08.40 WIB didampingi sejumlah kuasa hukum.
Ia mengenakan pakaian serba hitam dengan jilbab berwarna merah muda.
Baca juga: Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Pagi Ini di PN Jaktim
Sementara itu, para pengacaranya mengenakan jas hitam bertuliskan "TPDT", singkatan dari Tim Pembela Dokter Tifa, pada bagian saku.
Setibanya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Dokter Tifa disambut sejumlah pendukung yang memberikan semangat menjelang persidangan.
Sebelum memasuki gedung utama pengadilan, Dokter Tifa bersama tim kuasa hukumnya terlebih dahulu memberikan keterangan kepada awak media.
Baca juga: Sidang Perdana Dokter Tifa Boleh Disiarkan Langsung, Ini Aturan PN Jakarta Timur
Ia mengaku siap menghadapi sidang perdana karena didampingi tim kuasa hukum yang berpengalaman.
"Jadi kalau soal ilmu hukum alhamdulillah ya para advokat saya ini para tokoh-tokoh yang sudah malang melintang dalam dunia hukum di Indonesia, juga para pakar ya para banyak doktor, master, dan sarjana hukum yang berpengalaman," jelas Dokter Tifa di halaman Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026).
Dokter Tifa mengungkapkan, sebanyak 25 advokat mendampinginya dalam sidang perdana perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Baca juga: Ini Alasan PN Jaktim Tunjuk Christina Endarwati Jadi Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa
"Alhamdulillah Allah memberikan kepada kami semua barokah. Saya hadir di sini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur memenuhi undangan dari kejaksaan bersama dengan 25 advokat saya ya," tutur Tifa.
Ia menjelaskan, tim pendampingnya terdiri dari Tim Pembela Dokter Tifa yang telah mendampinginya selama sekitar satu tahun, ditambah sejumlah advokat dari LBH Muhammadiyah.
"Komponennya adalah, ini kami namanya Tim Pembela Dokter Tifa. Komponennya adalah Tim Pembela Dokter Tifa yang sudah bersama-sama dengan saya selama satu tahun, ditambahkan dengan LBH Muhammadiyah yang bergabung ada 8 advokat," jelas Tifa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




