Polda Jabar Ungkap Modus Taufik Hidayat Selama Buron: Pantau Medsos-Ganti Nomor

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Barat Kombes Pol Rumi Untari mengungkap cara Taufik Hidayat, tersangka penganiayaan dan penyekapan perempuan berinisial YTR (29), menghindari kejaran polisi saat masuk daftar pencarian orang (DPO).

Rumi mengatakan, Taufik terus berpindah lokasi, berganti nomor telepon, dan menggunakan telepon seluler yang berbeda agar sulit dilacak.

"Memang dia (Taufik) berganti-ganti nomor, berganti-ganti handphone, dan dia terus bergerak. Tidak bertahan lama dia terus bergerak terus, bergerak terus, bergerak gitu. Dan dia berganti-ganti nomor jadi ya itu tantangan sih bagi kita," kata Rumi dalam program AMPM kumparan, Kamis (2/7).

Menurut Rumi, Taufik juga mengetahui dirinya sedang diburu polisi dan memantau pemberitaan di media sosial.

"Dia (Taufik) juga soalnya memantau medsosnya, dia lihat handphone dicari, matiin gitu, pergi lagi. Gitu terus, bergerak terus, dan dia bergerak terus. Jadi memang kita, ya dengan pelaku kejar-kejaran," katanya.

Selalu Kenakan Masker dan Helm

Selain berpindah-pindah tempat, Taufik juga selalu menutupi wajahnya saat berada di luar.

"Dia bergerak itu dia nggak pernah buka muka, selalu pakai masker, selalu pakai helm. Jadi masyarakat juga nggak paham kalau itu sebenarnya dia, karena dia selalu menutupi wajahnya. Gitu, dengan masker, dengan helm, begitu terus bergeraknya dia nggak pernah buka muka," ujar Rumi.

Menurut Rumi, profesi Taufik sebagai debt collector dan statusnya sebagai residivis kasus penganiayaan diduga membuatnya memiliki pengetahuan untuk menghindari pengejaran aparat.

"Jadi itu menambah pengetahuan dia untuk bagaimana cara melarikan diri, gitu berdasarkan pengakuannya," katanya.

Meski demikian, polisi tetap bisa melacak keberadaan Taufik karena pelaku meninggalkan jejak.

"Sepintar-pintarnya pelaku ya, pasti ada jejaknya yang bisa polisi ungkap," tegas Rumi.

"Dan bagaimana caranya untuk bisa pelaku ini tertangkap karena dia memang bergerak terus dan dia akan bagaimanapun dia akan mencari tentunya perlindungan ya. Setiap perlindungan pasti kita kejar, pasti kita dekati, dan akhirnya sampai tertangkap. Dengan proses tangkapnya itu adalah merupakan teknis dan strategi dari kepolisian," imbuhnya.

Taufik kini telah ditahan di Polda Jawa Barat setelah ditangkap di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6) malam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Paripurna DPR, Purbaya: Ekonomi RI Terjaga di Tengah Geopolitik, Kita Bersyukur
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Tepuk Tangan Lihat Aksi Kolone Senjata di HUT ke-80 Bhayangkara
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
BAJC 2026: Fardhan Tanpa Hambatan ke Babak Kedua
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Wali Kota Medan: Indonesia City Expo Wadah Gali Potensi Kerja Sama Strategis
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
BPBD Gunungkidul Mulai Dropping Air Bersih ke Lokasi Terdampak Kekeringan
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.