Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mulai melakukan dropping (distribusi darurat air bersih menggunakan truk tangki) ke wilayah terdampak kekeringan. Total sudah dua kali dropping air bersih dilakukan di Pedukuhan Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan dropping pertama dilakukan Rabu (24/6). Lalu, dropping kedua dilakukan hari ini Rabu (1/7).
"Mengulang dropping minggu lalu di lokasi yang sama Kemesu, Semugih, Rongkop. Kondisi di lokasi ada layanan PDAM tetapi bergilir satu minggu sekali," katanya.
Pada hari ini, total 40 ribu liter air bersih didropping. Di sana, ada 239 jiwa yang terdampak kekeringan.
Wilayah Rongkop jadi yang terdampak kekeringan karena kawasan di sana merupakan daerah karst. Daerah tersebut minim air permukaan.
Selama ini, selain PDAM, warga banyak mengandalkan air hujan yang ditampung di tandon saat musim penghujan.





