KOMPAS.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan pembangunan yang aman, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat.
Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menilai Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berperan strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama percepatan transformasi transmigrasi menuju pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah Indonesia.
Karena itu, Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengapresiasi seluruh jajaran Polri atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: 80 Tahun Polri: Harus Lindungi Publik, Tinggalkan Paradigma Kolonial
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (2/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Iftitah saat menghadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, di Cikeas, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, keamanan dan kepastian hukum merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan transformasi transmigrasi.
Baca juga: Transformasi Transmigrasi, Strategi Membuka Wilayah Terluar Menjadi Kawasan Bernilai Tambah
Transformasi tersebut kini tidak lagi hanya berorientasi pada perpindahan penduduk, tetapi juga pada pembangunan kawasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi, hilirisasi, dan penciptaan lapangan kerja.
“Semoga Polri senantiasa semakin profesional, humanis, dan terus mengabdi untuk Indonesia. Polri untuk Masyarakat,” tegas Iftitah.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kawasan transmigrasi membutuhkan sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah (pemda), dunia usaha, perguruan tinggi, serta dukungan aparat keamanan.
Baca juga: Kawasan Transmigrasi Jadi Laboratorium Hidup bagi Riset Kampus
Kehadiran Polri yang profesional dan dekat dengan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mempercepat pembangunan di kawasan transmigrasi.
Pandangan tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi utama pembangunan nasional.
“Tidak mungkin ada kemakmuran tanpa stabilitas, tidak mungkin ada pembangunan tanpa keamanan, tidak mungkin ada pertumbuhan ekonomi dan investasi tanpa kepastian hukum,” tegas Presiden Prabowo.
Baca juga: Prabowo Ingatkan Tak Mungkin Ada Kemakmuran Tanpa Stabilitas
Kementrans meyakini, semangat “Polri untuk Masyarakat” sejalan dengan upaya pemerintah menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke seluruh pelosok Indonesia melalui transformasi transmigrasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




