Korupsi Berulang di Tanah Pacu Jalur, Aura Farming Mendunia Dicoreng Koruptor

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pacu jalur merupakan salah satu budaya Indonesia yang mendunia, tidak hanya jadi kebudayaan, tarian di tengah tradisi pacu jalur yang dilakukan Rayyan Arkan Dikha pernah menjadi tren global.

Tarian ini ditiru, dilakukan oleh ragam selebritas top dunia, para atlet dunia seperti Marc Marquez, hingga mengundang beragam turis mancanegara yang penasaran dengan kebudayaan pacu jalur.

Tokoh seperti rapper asal Amerika Serikat Melly Mike pernah datang langsung ke Tanah Pacu Jalur, Kabupaten Kuantan Singingi untuk melihat langsung Festival Pacu Jalur 2025.

Pejabat negara seperti Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri juga mendatangi Kuansing, untuk sekadar melihat perlombaan pacu jalur.

Baca juga: KPK: Kasus Suap Bupati Kuansing Coreng Nilai Luhur di Tanah Pacu Jalur

Namun nama mendunia yang dibangun oleh masyarakat Kuantan Singingi tersebut tercoreng berulang kali oleh para pejabatnya sendiri.

Korupsi yang mengkhianati tradisi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, kasus dugaan suap jabatan yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby mencoreng nilai-nilai luhur tanah kelahiran perlombaan dayung “Pacu Jalur”.

“Kuansing dikenal luas sebagai tanah kelahiran pacu jalur yang mencerminkan semangat gotong royong dan juga kerja kolektif masyarakat. Karena itu ketika korupsi kembali terjadi, yang tercoreng bukan hanya integritas penyelenggara negara, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi kebanggaan daerah Kuansing,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Baca juga: Mengapa Istri Kedua Bupati Kuansing Suci Nitia Ikut Diamankan KPK?

Budi mengatakan, kasus korupsi ini menjadi peringatan dari instrumen pencegahan korupsi di dalam Monitoring, Controlling, and Surveillance for Prevention (MCSP) yang dilakukan KPK melalui fungsi koordinasi dan supervisi, khususnya untuk wilayah Kabupaten Kuansing.

Dia mengatakan, nilai MCSP Kabupaten Kuansing pada tahun 2025 masih berada pada zona merah dengan skor 63,84 poin atau menurun sebanyak 8,13 poin dari tahun 2024.

Menurut Budi, praktik korupsi yang diduga terjadi juga berkaitan dengan proyek-proyek strategis daerah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Baca juga: Bupati Kuansing Kini Tersangka: Suap Jabatan, Minta Mobil, Potong Duit Petani

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, ia menegaskan penguatan integritas dan upaya pencegahan korupsi harus dilakukan secara konsisten agar kasus serupa tidak kembali terulang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masyarakat Jatim Bisa Cek Kendaraan Hilang secara Online dengan Aplikasi ILMU Semeru
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Fakta-fakta DJP Tunjuk 4 Marketplace Pungut Pajak E-commerce
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Dakwaan Jaksa: Tuduhan Ijazah Palsu Dokter Tifa Bikin Jokowi Merasa Direndahkan
• 2 jam lalueranasional.com
thumb
Prabowo di Hari Bhayangkara: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik dan Kriminalisasi
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
PMI Manufaktur Turun, Kemenperin: Permintaan Melemah, Biaya Produksi Naik
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.