Seorang personel militer Amerika Serikat hilang setelah helikopter militer MH-60S Seahawk jatuh saat melakukan pendaratan darurat di Laut Arab pada hari Rabu (1/7) waktu setempat. Militer AS menyatakan bahwa tidak ada indikasi kecelakaan itu disebabkan oleh tindakan permusuhan. Tiga awak lainnya terluka dalam insiden itu.
"Aset-aset Angkatan Laut AS di wilayah tersebut saat ini sedang mencari awak pesawat lain yang masih hilang. Penyebab insiden tersebut sedang diselidiki," kata Armada ke-5 Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita Reuters dan Al Arabiya, Kamis (2/7/2026). Militer menambahkan bahwa helikopter tersebut dikerahkan ke wilayah tersebut di atas kapal induk USS George H.W. Bush.
Disebutkan bahwa tiga personel yang terluka saat ini dalam kondisi stabil.
Diketahui bahwa pendaratan helikopter di air bisa berbahaya, bahkan untuk pilot berpengalaman, mengingat kecenderungan pesawat yang berat di bagian atas untuk terbalik saat menyelam.
Pasukan AS di wilayah tersebut juga dalam keadaan siaga tinggi di tengah peningkatan kekerasan berkala selama gencatan senjata antara AS dan Iran.
(ita/ita)





