BPH Migas Pastikan Distribusi BBM di Jawa Timur Kembali Normal Usai Antrean Kendaraan Melandai

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur kembali normal setelah antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Surabaya dan Gresik berangsur melandai dalam beberapa hari terakhir.

Antrean Kendaraan Berangsur Melandai

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan kondisi penyaluran BBM subsidi, khususnya Biosolar, di sejumlah wilayah Jawa Timur telah membaik berdasarkan laporan Pertamina Patra Niaga dan hasil pemantauan langsung di lapangan.

Ia mengungkapkan, "Sesuai laporan dari Pertamina Patra Niaga dan kami cek langsung ke lapangan, antrean ini (kendaraan) sudah sangat melandai. Rata-rata saat ini antrean 5-6 truk long chasis (sasis panjang) dan situasi ini juga tidak mengganggu rutinitas masyarakat."

Pemantauan dilakukan di sejumlah SPBU di Kecamatan Benowo dan Asem Rowo, Surabaya, serta Kecamatan Kebomas, Gresik, untuk memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM subsidi bagi kendaraan logistik maupun kendaraan pribadi.

Menurut Wahyudi, tingginya aktivitas logistik dari Pelabuhan Tanjung Perak serta meningkatnya distribusi barang pada 22-26 Juni 2026 menyebabkan kebutuhan BBM di sejumlah SPBU mengalami lonjakan.

Ia mengatakan, "Angkutan barang yang datang dari pelabuhan, kapal-kapal yang merapat di Pelabuhan Tanjung Perak maupun di Gresik rata-rata intensitasnya terjadi kenaikan yang cukup signifikan mulai 22-26 Juni 2026. Titik SPBU yang menjadi perhatian berada di SPBU Tol Surabaya-Gempol Kilometer 26, SPBU Tambak Osowilangun, SPBU Tambak Langon, dan SPBU Kebomas Gresik."

Pertamina Tambah Mobil Tangki dan Percepat Distribusi

Untuk mengatasi antrean, Pertamina Patra Niaga menerapkan berbagai langkah percepatan distribusi, mulai dari penambahan operasional mobil tangki selama 24 jam, percepatan pengiriman BBM, hingga penerapan skema Regular, Alternative and Emergency (RAE).

Wahyudi menjelaskan, "Perlu kita cermati pada saat peak season tadi, Pertamina Patra Niaga ternyata sudah mengirimkan delivery order (DO) pengiriman BBM yang seharusnya akan dikirim hari ini, ternyata lebih cepat dua hari. Penambahan tersebut dari SPBU bisa mencapai 20 persen."

Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM subsidi maupun BBM kompensasi secara bijak sesuai peruntukannya.

Wahyudi mengajak, "Untuk itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menggunakan BBM subsidi (Biosolar) dan kompensasi (Pertalite) secara bijak dan wajar."

Sementara itu, Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman menilai langkah mitigasi perlu diperkuat agar kondisi serupa tidak kembali terjadi.

Ia mengatakan, "Alhamdulillah, dengan melihat kondisi sekarang sudah berangsur normal. Karena ini (antrean BBM) adalah isu nasional, ke depannya diupayakan ada antisipasi terlebih dahulu, jangan sampai hal-hal seperti ini terjadi kembali. BPH Migas bersama dengan Pertamina terus berupaya untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran."

Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Area Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Daniel memastikan stok BBM tetap aman dengan penambahan 15 mobil tangki untuk mempercepat pasokan ke SPBU.

Ia menyampaikan, "Untuk antrean memang masih ada, tetapi masih dalam taraf yang normal. Kami juga menambahkan layanan operasional 15 MT (mobil tangki) spot charter dari 226 MT yang telah tersedia di Integrated Terminal Surabaya yang akan menyalurkan kepada SPBU yang sedang membutuhkan pasokan BBM."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas hingga 15 Hektare
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jazz Lawan Arah Tabrak Pikap dan Motor di Ciputat, Pemotor Terjepit
• 18 jam laludetik.com
thumb
Palau Terima Migran Ilegal dan Pencari Suaka dari AS, Dapat Imbalan Rp 121,5 M
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Akademisi Gugat Pengangkatan Adies Kadir sebagai Hakim MK ke PTUN, Nilai Proses Seleksi Tak Transparan
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemkot Palembang Ungkap Strategi Hadapi Kemungkinan Pemangkasan TKD 2027
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.