Restrukturisasi BUMN Karya, BP BUMN Libatkan Himbara

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) melibatkan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam mendukung proses restrukturisasi dua perusahaan BUMN karya, yakni PT PP (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan langkah restrukturisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fundamental perusahaan agar lebih sehat, memiliki tata kelola yang baik, dan mampu tumbuh berkelanjutan.

"Kita belajar dari pengalaman. Restrukturisasi ini harus menjadi titik balik untuk membangun BUMN Karya yang lebih kuat, lebih sehat dan memiliki tata kelola yang lebih baik sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan mendukung pembangunan nasional," jelas Dony, dikutip dari Antara, Kamis, 2 Juli 2026.

Penguatan BUMN karya terus dilakukan untuk memastikan perusahaan memiliki kondisi keuangan yang lebih solid, tata kelola yang semakin baik, serta mampu menopang pembangunan infrastruktur nasional secara berkelanjutan.

Restrukturisasi dinilai menjadi langkah strategis untuk memperbaiki kondisi finansial perusahaan, meningkatkan disiplin bisnis, serta memastikan dukungan pembiayaan diberikan secara terukur pada proyek-proyek produktif dan layak secara bisnis.
  Baca juga: Dari Rugi Jadi Untung, Transformasi BUMN Mulai Terlihat di Era Danantara

(Ilustrasi, gedung bank-bank Himbara. Foto: dok BRI)
  BP BUMN bahas skema pembiayaan dengan Himbara
Dalam proses tersebut, Dony memimpin rapat bersama jajaran direksi Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, serta manajemen PT PP (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan restrukturisasi kedua perusahaan, termasuk skema dukungan pembiayaan dari Himbara untuk mempercepat transformasi bisnis.

Pembahasan difokuskan pada penyusunan model pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Pendanaan akan diarahkan ke proyek-proyek yang produktif, memiliki kelayakan bisnis, serta arus kas yang terukur.

Selain pembiayaan, restrukturisasi juga ditujukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan disiplin dalam pengelolaan risiko, dan membangun model bisnis yang lebih sehat. Langkah tersebut dinilai menjadi momentum penting agar transformasi perusahaan berjalan lebih terukur dengan menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai pembelajaran.

Melalui proses restrukturisasi ini, BUMN karya diharapkan semakin tangguh dalam mengerjakan proyek-proyek strategis nasional, memberikan nilai tambah bagi negara, serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak luas bagi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peta Jalan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2030, Fokus Isu Pangan dan Pertanian
• 2 jam laludisway.id
thumb
Jerman Belum Terima Disingkirkan Paraguay, Jurgen Klopp hingga Ilkay Gundogan Pertanyakan Keputusan VAR
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Tepati Janji, Andre Rosiade Berangkatkan Tiga Hafiz 30 Juz SMAN 1 Padang Umrah
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Dihadiri Pejabat Tinggi dari 40 Negara, Iran Bocorkan Sejumlah Agenda di Pemakaman Ali Khamenei
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rapat Paripurna DPR Setujui Kusfiardi sebagai Anggota Badan Supervisi OJK periode 2025-2028
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.