Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sukses melampaui target pengumpulan kurban 2026, sekaligus mendongkrak perekonomian para peternak mustahik di pedesaan melalui program Kurban Berkah Berdayakan Desa.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad dalam keterangan di Jakarta, Kamis, menjelaskan realisasi program kurban yang dikawinkan dengan pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp23.094.144.719 atau mencapai 101,45 persen dari target awal.
Baca juga: Baznas salurkan daging kurban serentak di 104 titik se-Indonesia
"Keberhasilan penghimpunan dana yang melampaui target awal ini membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Baznas sebagai lembaga dengan programnya yang berdampak pada pemberdayaan ekonomi peternak di pedesaan," katanya.
Idy menyebut program kurban Baznas tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban yang bermutu, tetapi juga berkomitmen penuh untuk mengubah nasib para peternak mustahik agar mampu menjadi penggerak utama roda perekonomian di desa mereka.
Ia menilai program kurban yang dikelola lewat balai ternak binaan Baznas ini secara nyata mampu mewujudkan kemandirian ekonomi, kemandirian kelembagaan, hingga kemandirian mental spiritual peternak.
"Intinya adalah bahwa kegiatan Kurban Berkah Baznas Berdayakan Desa merupakan bagian dari cara kita untuk menjadi fasilitator atau melayani para peternak kita untuk dapat menyediakan kurban yang baik, kurban yang sesuai dengan syariat, kurban yang sehat, model bisnisnya adalah yang sesuai syariat juga," ucap Idy.
Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ CSR Baznas RI Eka Budhi Sulistyo mengatakan selain sukses dalam program kurban, Baznas RI juga mencatat capaian besar pada program Dam Haji 2026 dengan nilai mencapai Rp13,82 miliar.
Baca juga: Baznas kirim sedekah kurban Indonesia untuk 6.700 pengungsi Palestina
Baca juga: Kurban Baznas berdayakan 2.089 peternak mustahik di 15 provinsi
Langkah pemindahan lokasi pemotongan hewan dam jamaah haji ke dalam negeri dinilai sangat strategis, karena seluruh paket dagingnya disalurkan langsung untuk memperkuat roda perekonomian masyarakat miskin di berbagai daerah.
"Penarikan pengelolaan dam haji ke tanah air ini sangat strategis, karena seluruh daging hewan sembelihan dari balai ternak akan didistribusikan langsung untuk memberikan nilai manfaat ekonomi yang kuat bagi mustahik di daerah," tutur Eka Budhi Sulistyo.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad dalam keterangan di Jakarta, Kamis, menjelaskan realisasi program kurban yang dikawinkan dengan pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan ini berhasil menghimpun dana sebesar Rp23.094.144.719 atau mencapai 101,45 persen dari target awal.
Baca juga: Baznas salurkan daging kurban serentak di 104 titik se-Indonesia
"Keberhasilan penghimpunan dana yang melampaui target awal ini membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Baznas sebagai lembaga dengan programnya yang berdampak pada pemberdayaan ekonomi peternak di pedesaan," katanya.
Idy menyebut program kurban Baznas tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban yang bermutu, tetapi juga berkomitmen penuh untuk mengubah nasib para peternak mustahik agar mampu menjadi penggerak utama roda perekonomian di desa mereka.
Ia menilai program kurban yang dikelola lewat balai ternak binaan Baznas ini secara nyata mampu mewujudkan kemandirian ekonomi, kemandirian kelembagaan, hingga kemandirian mental spiritual peternak.
"Intinya adalah bahwa kegiatan Kurban Berkah Baznas Berdayakan Desa merupakan bagian dari cara kita untuk menjadi fasilitator atau melayani para peternak kita untuk dapat menyediakan kurban yang baik, kurban yang sesuai dengan syariat, kurban yang sehat, model bisnisnya adalah yang sesuai syariat juga," ucap Idy.
Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ CSR Baznas RI Eka Budhi Sulistyo mengatakan selain sukses dalam program kurban, Baznas RI juga mencatat capaian besar pada program Dam Haji 2026 dengan nilai mencapai Rp13,82 miliar.
Baca juga: Baznas kirim sedekah kurban Indonesia untuk 6.700 pengungsi Palestina
Baca juga: Kurban Baznas berdayakan 2.089 peternak mustahik di 15 provinsi
Langkah pemindahan lokasi pemotongan hewan dam jamaah haji ke dalam negeri dinilai sangat strategis, karena seluruh paket dagingnya disalurkan langsung untuk memperkuat roda perekonomian masyarakat miskin di berbagai daerah.
"Penarikan pengelolaan dam haji ke tanah air ini sangat strategis, karena seluruh daging hewan sembelihan dari balai ternak akan didistribusikan langsung untuk memberikan nilai manfaat ekonomi yang kuat bagi mustahik di daerah," tutur Eka Budhi Sulistyo.





