REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) memastikan persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas yang akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9–12 Juli 2026 terus dimatangkan. Perayaan yang mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Pengrajin Mendunia" itu menjadi upaya memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong daya saing perajin Indonesia di pasar global.
"Peringatan ini merupakan momentum penting yang tidak hanya merayakan warisan budaya bangsa, tetapi juga memperkuat peran pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh pelosok Indonesia," kata Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas Indri Angga Prabowo dalam konferensi pers persiapan HUT ke-46 Dekranas di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta, Kamis (2/7/2026).
- Sekjen IAEI: AI Harus Dipandu Maqasid Syariah Agar Jadi Instrumen Kemaslahatan Berkelanjutan
- BPRS Syariah Amanah Ummah Raih Penghargaan Pemberdayaan Berkelanjutan di ASR 2026
- PNM Raih GCG Awards 2026, Bukti Tata Kelola Berdampak
Indri mengatakan rangkaian HUT ke-46 Dekranas juga akan diisi berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, komunitas kreatif, pelaku usaha, hingga media. Salah satu agenda pendukung yang disiapkan ialah Workshop Kreasi Kriya Keluarga Tunas bertema "Merajut Kehangatan di Era Digital" pada 9 Juli 2026 yang memadukan edukasi perlindungan anak di ruang digital dengan praktik membuat kriya bersama orang tua dan anak.
"Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai literasi digital dan perlindungan anak, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk generasi yang kreatif, berkarakter, serta bangga terhadap budaya bangsa," ujarnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Selain kegiatan luring, kata Indri, Dekranas mengajak masyarakat ikut mempromosikan kerajinan daerah melalui media sosial dengan membagikan cerita mengenai keunikan produk kriya dari berbagai wilayah Indonesia menggunakan tagar kampanye yang telah disiapkan. Ia juga berharap dukungan media untuk memperluas promosi karya para perajin hingga ke tingkat internasional serta mengulang kesuksesan penyelenggaraan HUT sebelumnya di Balikpapan.
"Kepada rekan-rekan media, kami mengharapkan partisipasi aktif dalam menyebarkan informasi positif mengenai pelaksanaan HUT ke-46 Dekranas ke seluruh penjuru Nusantara, bahkan hingga ke dunia internasional, sebagai wujud promosi terhadap karya-karya unggul bangsa," kata Indri.
Sebagai wadah yang lahir dari semangat melestarikan budaya bangsa, Dekranas terus mendorong inovasi kerajinan serta memperkuat peran perajin lokal dalam membangun ekonomi nasional. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, lanjut Indri, pemerintah berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif, termasuk sektor kerajinan, sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi rakyat.
"Negara hadir untuk memastikan perajin Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi mampu bersaing di pasar global. Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa yang menjadi cermin identitas bangsa," kata Indri.




