KOMPAS.TV – Peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar terpaksa mengobral ayam miliknya di pinggir jalan akibat anjloknya harga telur ayam yang diperparah dengan tingginya harga pakan.
Sejumlah warga tampak mengantre membeli ayam di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar. Para peternak sengaja menjual ayam lebih awal dengan harga Rp100 ribu untuk empat ekor ayam sebagai upaya memperoleh tambahan dana guna memenuhi kebutuhan operasional.
Langkah tersebut diambil karena harga telur ayam saat ini turun menjadi Rp16.200 per kilogram. Kondisi tersebut membuat peternak kesulitan memperoleh keuntungan untuk menutupi biaya operasional kandang.
Selain harga telur yang terus merosot, para peternak juga menghadapi beban biaya produksi yang semakin tinggi akibat mahalnya harga pakan ayam petelur.
Kini, para peternak ayam petelur mandiri berharap pemerintah segera turun tangan dan mengambil langkah konkret untuk mengatasi anjloknya harga telur agar usaha peternakan tetap dapat bertahan.
#Blitar #PeternakAyam #HargaTelur #TelurAyam #Peternakan
Baca Juga: Purbaya Prediksi Harga BBM Turun dalam Beberapa Bulan Seiring Harga Minyak Dunia | KOMPAS PAGI
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- blitar
- peternakayam
- hargatelur
- telurayam
- ekonomi





