Prabowo-Lukashenko Akan Luncurkan "Roadmap" Bilateral, Fokus Pangan-Energi

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko akan meluncurkan peta jalan (roadmap) terkait hubungan bilateral antara kedua negara.

Prabowo dan Lukashenko diketahui melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, kedua negara akan masuk tahap kerja sama yang lebih intensif mengingat kedua negara telah meratifikasi Eurasian Economic Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (EAEU CEPA) dan Belarus.

“Ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral kita memasuki satu, kalau saya boleh katakan, tahap yang baru yang lebih intensif di mana dari situ pada hari ini juga akan diluncurkan suatu roadmap hubungan bilateral di berbagai sektor antara Indonesia dengan Belarus,” kata Sugiono, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Baca juga: Gerindra Sebut Tak Ada yang Kebal Hukum Walau Orang Dekat Prabowo, Buktinya Kasus MBG

Menurut Sugiono, kepentingan Indonesia dalam kerja sama bersama Belarus terkait sektor pangan dan energi.

“Kerja sama yang lebih intensif di bidang ini juga akan dimantapkan. Beberapa produk pertanian dan khususnya bahan baku pupuk juga akan dikerjasamakan antara Belarus dan Indonesia,” ucap dia.

Menlu menyebut, kemungkinan potensi kerja sama antara kedua negara mencapai Rp 500 juta dollar Amerika Serikat (AS).

Baca juga: PDI-P Surati BGN, Minta Data Kadernya yang Terlibat Program MBG

“Kalau saya tidak salah laporannya itu 500 juta dan saya kira ini juga kedua presiden sepakat bahwa angka-angka yang ada, baik di bidang perdagangan maupun investasi, merupakan angka-angka yang perlu peningkatan untuk kemajuan kedua negara,” ujar dia.

Kunjungan balasan

Sugiono menyebut, kunjungan Presiden Lukashenko ke Indonesia adalah kunjungan balasan.

Prabowo sebelumnya datang ke Belarus pada Juli 2025 lalu.

Kedatangan Lukashenko ini juga merupakan kunjungan kedua.

Baca juga: Sidang MK, Guru Besar UNS: MBG Bisa Masuk Anggaran Pendidikan Jika Tak Ganggu Pembiayaan Inti

“Kunjungan ini adalah kunjungan kedua dari Presiden Lukashenko setelah kunjungan beliau yang pertama ke Indonesia pada tahun 2013 yang lalu,” ujar dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dia berharap, kunjungan balasan ini juga semakin mempererat hubungan kedua negara.

“Dan juga mempererat kerja sama kita dalam rangka meningkatkan ekonomi dan alternatif-alternatif sumber-sumber daya yang kita butuhkan,” ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Simak Persyaratannya
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Adopsi AI di Media, Membeli Produk Jadi atau Membangun Sistem Sendiri?
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Kawal Proyek Strategis di Tuban, Komut Pertamina Dorong Penguatan Ketahanan Energi
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Pramono Targetkan Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Rampung Pada 2027
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
9 Drama Korea Terbaru Tayang Juli 2026, Ada Sageuk hingga Romantis
• 2 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.