Tombol Dasbor Mobil Gampang Rusak karena 4 Kebiasaan Sepele Ini

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tombol-tombol di dasbor mobil sering kali dianggap sebagai komponen yang paling awet karena jarang mengalami kerusakan. Padahal, jika mulai bermasalah, dampaknya bisa mengganggu kenyamanan hingga keselamatan berkendara, terutama ketika tombol untuk mengaktifkan lampu hazard, AC, atau fitur lain tidak lagi berfungsi dengan normal.

Kerusakan pada tombol dasbor umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Dalam banyak kasus, penyebabnya justru berasal dari kebiasaan sehari-hari yang sering tidak disadari oleh pemilik kendaraan. Berikut empat kebiasaan yang dapat mempercepat kerusakan tombol dasbor mobil, dikutip VIVA Otomotif dari Suzuki, Kamis 2 Juli 2026.

Baca Juga :
Heboh Patwal RI 21 Diduga Pepet Mobil Warga di Senayan, Polda Metro Lakukan Pendalaman
Dari Garasi ke Sirkuit, Mobil Drift Obell Terus Naik Level

1. Terlalu sering parkir di bawah terik matahari

Suhu kabin yang meningkat drastis akibat paparan sinar matahari dapat memengaruhi material plastik dan komponen elektronik di balik panel dasbor. Jika berlangsung dalam waktu lama dan berulang, kondisi tersebut berpotensi membuat tombol menjadi lebih cepat aus atau tidak responsif.

Untuk mengurangi risiko tersebut, pemilik mobil dapat memanfaatkan pelindung kaca depan atau memilih lokasi parkir yang teduh saat memungkinkan.

2. Jarang membersihkan area dasbor

Debu yang menumpuk di sela-sela tombol memang terlihat sepele, tetapi lama-kelamaan dapat mengganggu mekanisme kerja sakelar. Kotoran yang bercampur dengan kelembapan juga berpotensi membuat tombol terasa seret saat ditekan.

Membersihkan area dasbor menggunakan kuas berbulu halus atau kain mikrofiber secara berkala dapat membantu menjaga tombol tetap berfungsi dengan baik.

3. Membiarkan minuman tumpah di dalam kabin

Tumpahan kopi, teh, atau minuman manis dapat merembes ke sela-sela tombol. Cairan tersebut bukan hanya membuat tombol lengket, tetapi juga berisiko memicu gangguan pada rangkaian kelistrikan jika tidak segera dibersihkan.

Karena itu, setiap tumpahan sebaiknya segera dilap sebelum cairan masuk lebih dalam ke komponen di balik panel.

4. Menekan tombol terlalu keras

Sebagian pengemudi terbiasa menekan tombol dengan tenaga berlebih, terutama saat sedang terburu-buru atau panik. Kebiasaan ini dapat mempercepat keausan pegas maupun dudukan tombol sehingga responsnya menurun seiring waktu. Hal serupa juga dapat terjadi jika anak-anak dibiarkan memainkan tombol-tombol di dasbor ketika mobil sedang berhenti.

Baca Juga :
KPK Ungkap Suhardiman Amby Terima 2 Mobil Mewah Senilai Rp2,75 M Sejak 2021
Bupati Kuansing Blak-blakan Minta Mobil Land Cruiser ke Calon Sekda
Bupati Kuansing Jadi Tersangka Suap Jual Beli Jabatan, Imbalannya 2 Mobil Mewah Senilai Rp2,75 M

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Cepat Polda Sumsel Selamatkan Bayi Terlantar di Banyuasin
• 7 jam laludetik.com
thumb
Senggolan di Jalan Picu Pemotor Bawa Anak Dipukul Pengemudi Ninja di Tebet
• 2 jam laludetik.com
thumb
Kemenhub Pastikan Pilot Pesawat AMA di Yahukimo Papua Meninggal Dunia
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Kemensos dan Pertuni Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Tunanetra
• 20 jam laludetik.com
thumb
Said Iqbal Sambangi Danantara, Bahas Masa Depan Buruh?
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.