Jakarta, VIVA – Tombol-tombol di dasbor mobil sering kali dianggap sebagai komponen yang paling awet karena jarang mengalami kerusakan. Padahal, jika mulai bermasalah, dampaknya bisa mengganggu kenyamanan hingga keselamatan berkendara, terutama ketika tombol untuk mengaktifkan lampu hazard, AC, atau fitur lain tidak lagi berfungsi dengan normal.
Kerusakan pada tombol dasbor umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Dalam banyak kasus, penyebabnya justru berasal dari kebiasaan sehari-hari yang sering tidak disadari oleh pemilik kendaraan. Berikut empat kebiasaan yang dapat mempercepat kerusakan tombol dasbor mobil, dikutip VIVA Otomotif dari Suzuki, Kamis 2 Juli 2026.
1. Terlalu sering parkir di bawah terik matahari
Suhu kabin yang meningkat drastis akibat paparan sinar matahari dapat memengaruhi material plastik dan komponen elektronik di balik panel dasbor. Jika berlangsung dalam waktu lama dan berulang, kondisi tersebut berpotensi membuat tombol menjadi lebih cepat aus atau tidak responsif.
Untuk mengurangi risiko tersebut, pemilik mobil dapat memanfaatkan pelindung kaca depan atau memilih lokasi parkir yang teduh saat memungkinkan.
2. Jarang membersihkan area dasbor
Debu yang menumpuk di sela-sela tombol memang terlihat sepele, tetapi lama-kelamaan dapat mengganggu mekanisme kerja sakelar. Kotoran yang bercampur dengan kelembapan juga berpotensi membuat tombol terasa seret saat ditekan.
Membersihkan area dasbor menggunakan kuas berbulu halus atau kain mikrofiber secara berkala dapat membantu menjaga tombol tetap berfungsi dengan baik.
3. Membiarkan minuman tumpah di dalam kabin
Tumpahan kopi, teh, atau minuman manis dapat merembes ke sela-sela tombol. Cairan tersebut bukan hanya membuat tombol lengket, tetapi juga berisiko memicu gangguan pada rangkaian kelistrikan jika tidak segera dibersihkan.
Karena itu, setiap tumpahan sebaiknya segera dilap sebelum cairan masuk lebih dalam ke komponen di balik panel.
4. Menekan tombol terlalu keras
Sebagian pengemudi terbiasa menekan tombol dengan tenaga berlebih, terutama saat sedang terburu-buru atau panik. Kebiasaan ini dapat mempercepat keausan pegas maupun dudukan tombol sehingga responsnya menurun seiring waktu. Hal serupa juga dapat terjadi jika anak-anak dibiarkan memainkan tombol-tombol di dasbor ketika mobil sedang berhenti.





