TABLOIDBINTANG.COM - Aktor Tiongkok Xu Peng memutuskan menghentikan sementara kariernya di dunia hiburan dan kembali ke kampung halamannya di pedesaan Provinsi Shandong. Kini, aktor berusia 30 tahun itu menjalani keseharian sebagai penjual sayur di pasar tradisional.
Xu Peng, yang dikenal lewat industri drama pendek vertikal (vertical short drama) di Tiongkok, mengungkapkan bahwa pesatnya perkembangan produksi berbasis kecerdasan buatan (AI) telah berdampak besar pada peluang kerjanya sebagai aktor.
Ia mengaku, setelah menyelesaikan syuting drama terakhirnya pada Maret lalu, tawaran bermain film dan drama hampir sepenuhnya menghilang. Kondisi tersebut membuatnya memutuskan pulang ke kampung halaman untuk membantu usaha pertanian keluarganya.
Setiap hari, pemeran drama Blood River (2025) itu mengendarai mobil listrik milik keluarganya untuk mengangkut hasil panen sayuran yang ditanam sang kakek menuju pasar.
Meski keputusan tersebut sempat membuat kerabat dan teman-temannya heran, Xu Peng mengaku tidak mempermasalahkannya.
"Menjadi aktor hanyalah sebuah pekerjaan. Kalau tidak ada peran yang bisa dimainkan, saya akan mencari cara lain untuk mencari nafkah. Selama saya bekerja keras dan mencari rezeki dengan jujur, tidak ada rintangan yang tidak bisa saya lewati," ujar Xu Peng.
Kisah Xu Peng yang kini berjualan sayur pun viral di media sosial. Foto dan video dirinya bekerja di pasar beredar luas dan menuai banyak pujian dari warganet yang mengapresiasi sikap rendah hati serta semangatnya untuk tetap bekerja secara jujur.
Popularitas Xu Peng juga membuat banyak penggemarnya datang langsung ke pasar untuk memberikan dukungan.
Menurut laporan HK01, saat berada di puncak kariernya, Xu Peng kerap menjalani proses syuting selama 15 hingga 16 jam setiap hari. Ia dikenal luas berkat perannya sebagai karakter CEO dingin dan dominan dalam berbagai drama mikro yang populer di Tiongkok.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, teknologi AI berkembang sangat pesat di industri drama pendek Tiongkok karena mampu memangkas biaya produksi secara signifikan.
Laporan menyebutkan bahwa dari sekitar 128.000 drama mikro yang dirilis sepanjang kuartal pertama 2026, sekitar 122.000 judul diproduksi dengan bantuan teknologi AI.
Perubahan besar tersebut membuat banyak aktor menghadapi berkurangnya kesempatan kerja, termasuk Xu Peng, yang kini memilih tetap produktif dengan membantu usaha keluarganya sambil menunggu peluang baru di dunia akting kembali terbuka.




