Pesawat Pembawa 7 Penumpang Diduga Dibakar KKB di Bandara Ipdeheik Papua

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan buka suara soal insiden terbakarnya Pesawat AMA PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Kamis (2/7/2026).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa mengatakan, pesawat tersebut diketahui membawa tujuh penumpang.

“Berdasarkan informasi awal yang diterima dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa 1 orang pilot dan 7 penumpang,” kata Lukman, dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Terkait hal ini, Ditjen Hubud menerima laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena bahwa pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia. 

“Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang,” terangnya.

Kemudian Lukman menuturkan, saat ini pihaknya bersama PT AMA, dan instansi terkait masih melakukan pendalaman serta verifikasi kronologi kejadian untuk memastikan seluruh fakta di lapangan.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini serta akan terus berkoordinasi dengan operator penerbangan, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait guna memperoleh informasi yang akurat serta memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan sesuai ketentuan,” terangnya.

Untuk diketahui, pesawat Associated Mission Aviation (AMA) PK-RCY diduga dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, pada Kamis (2/7/2026).

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo membenarkan soal adanya insiden pembakaran tersebut. 

Namun mengenai adanya informasi terkait pelaku yang melakukan pembakaran adalah KKB, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kejadian nya betul. Tapi terkait hal yang lainnya masih dalam penyelidikan,” kata Yusuf, kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).

Adapun diketahui, pesawat Ama PK-RCY tersebut take off dari Wamena-Balinggama-Wamena. Namun pada saat tiba di Bandara Ipdeheik, pesawat tersebut di bakar.

Atas peristiwa ini, pilot pesawat tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat diduga meninggal dunia akibat dibunuh.

“(Meninggalnya pilot pesawat akibat dibunuh) Semua masih lidik,” terang Yusuf.(ars/raa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terbaru! Daftar 31 Universitas Unggulan Tujuan Beasiswa LPDP 2026 untuk Prodi Umum dan STEM
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Ditjen Imigrasi Gelar Audiensi dengan Metro TV Guna Tingkatkan Pelayanan Publik
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo dan Lukashenko Akan Luncurkan Roadmap Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Trump Tuduh China Mau Kuasai Terusan Panama
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Jakarta Peringkat 2 Pemain Judol Terbanyak di Indonesia, Kriminolog Beberkan Penyebabnya
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.