Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani merespons kritik sejumlah partai politik pendukung pemerintah yang menilai posisi partainya tidak jelas atau berada di wilayah abu-abu lantaran menjadi penyeimbang.
Ketua DPR ini menuturkan, PDIP selama ini adalah partai dengan arah dan sikap yang jelas.
Advertisement
"Enggak kok, kita jelas," kata Puan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menilai konstitusi Indonesia tidak mengenal istilah partai penyeimbang. Pernyataan itu disampaikan Jazilul menanggapi polemik sikap PDIP sebagai partai penyeimbang.
"Praktik politik kita juga tidak mengenal oposisi. Itu tidak ada di konstitusi. Tapi juga tidak ada partai penyeimbang. Tidak dikenal dalam sistem kita," ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).
Meski demikian, Jazilul meminta polemik terkait sikap politik partai tidak diperpanjang. Ia mengajak seluruh partai politik untuk bersama-sama menghadapi tantangan bangsa.
"Ini hanya menyampaikan pesan bahwa Presiden Prabowo dan pemerintah sedang berjuang keras untuk menuntaskan serta mewujudkan visi dan misinya," katanya.




