Jakarta, VIVA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan pembangunan sejumlah jalan layang baru sebagai upaya mengurangi kemacetan di berbagai ruas ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Dinas Bina Marga telah menyampaikan usulan lokasi pembangunan flyover yang akan dibahas dalam rapat sebelum diputuskan.
"Yang berkaitan dengan flyover yang belum dibangun, yang menjadi prioritas memang ada. Tadi Pak Kepala Dinas Bina Marga sudah melaporkan kepada saya, saya minta untuk secara resmi dilaporkan di rapat, nanti kami akan segera putuskan mana yang memang sudah menjadi kebutuhan," kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis 2 Juli 2026.
Menurut Pramono, beberapa titik yang masuk daftar prioritas meliputi kawasan Jalan Pejompongan, Universitas Pancasila, dan Bintaro.
Meski demikian, ia menegaskan Flyover Latumeten tetap menjadi proyek utama karena berada di salah satu kawasan dengan tingkat kemacetan tertinggi di Jakarta.
Saat ini pembangunan Flyover Latumeten di Jakarta Barat telah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026.
Proyek tersebut dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp259 miliar.
Pramono menyebut Flyover Latumeten menjadi infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat mengingat kawasan itu selama ini kerap mengalami kepadatan lalu lintas.
Karena itu, saat menerima usulan pembangunan flyover tersebut, ia langsung menetapkannya sebagai prioritas untuk mengurangi kemacetan di kawasan Grogol, Pluit, Slipi, dan sekitarnya.
Ia berharap keberadaan Flyover Latumeten dapat memperlancar arus kendaraan dan mengurangi kemacetan di wilayah tersebut. (ant)




