Surabaya (beritajatim.com) – Australia akan menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026) pukul 01.00 WIB. Pertandingan yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, diperkirakan berlangsung ketat karena mempertemukan runner-up Grup D dengan runner-up Grup G. Pemenang laga ini akan menghadapi pemenang duel Argentina melawan Cape Verde di babak 16 besar.
Australia kembali menembus fase gugur setelah tampil disiplin sepanjang fase grup. Di sisi lain, Mesir mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990, sekaligus membawa optimisme besar bagi wakil Afrika Utara tersebut.
Australia Lolos sebagai Runner-up Grup DTim asuhan Tony Popovic tampil cukup konsisten selama penyisihan grup. Kemenangan penting atas Turki menjadi fondasi keberhasilan Socceroos melangkah ke fase gugur.
Hasil fase grup Australia- Menang 2-0 atas Turki.
- Kalah 0-2 dari Amerika Serikat.
- Imbang 0-0 melawan Paraguay.
Dengan koleksi empat poin, Australia finis di posisi kedua Grup D dan memastikan tiket ke babak 32 besar. Mereka mengandalkan pertahanan disiplin dan efektivitas serangan balik sepanjang fase grup.
Mesir Bangkit Bersama Mohamed SalahMesir tampil impresif di Grup G. The Pharaohs tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan dan finis sebagai runner-up grup hanya kalah selisih gol dari Belgia.
Hasil fase grup Mesir- Imbang 1-1 melawan Belgia.
- Menang 3-1 atas Selandia Baru.
- Imbang 1-1 melawan Iran.
Lima poin cukup mengantar Mesir ke fase gugur. Namun menjelang laga melawan Australia, kondisi kebugaran kapten sekaligus bintang mereka, Mohamed Salah, masih menjadi perhatian setelah mengalami cedera hamstring pada pertandingan terakhir.
Perkiraan Susunan PemainAustralia (3-4-2-1)
Kiper
– Patrick Beach
Belakang
– Alessandro Circati
– Harry Souttar
– Lucas Herrington
Tengah
– Jordan Bos
– Jackson Irvine
– Aiden O’Neill
– Aziz Behich
Gelandang Serang
– Connor Metcalfe
– Nestory Irankunda
Striker
– Mohamed Touré
Nestory Irankunda
Penyerang muda yang memiliki kecepatan tinggi dan menjadi pencetak gol penting Australia pada fase grup.
Jackson Irvine
Kapten tim sekaligus motor permainan di lini tengah.
Harry Souttar
Bek jangkung yang menjadi andalan dalam duel udara serta situasi bola mati.
Mesir (4-2-3-1)
Kiper
– Mostafa Shobeir
Belakang
– Mohamed Hany
– Ramy Rabia
– Yasser Ibrahim
– Karim Hafez
Gelandang Bertahan
– Mohanad Lasheen
– Marawan Attia
Gelandang Serang
– Mostafa Zico
– Mohamed Salah*
– Emam Ashour
Striker
– Omar Marmoush
*Mohamed Salah masih diragukan tampil sebagai starter karena sedang menjalani pemulihan cedera hamstring. Keputusan akhir diperkirakan baru diambil menjelang kick-off.
Pemain Kunci MesirMohamed Salah
Kapten sekaligus ikon sepak bola Mesir yang menjadi pusat kreativitas dan ancaman terbesar apabila dinyatakan fit bermain.
Omar Marmoush
Penyerang cepat yang mampu bermain sebagai ujung tombak maupun penyerang sayap.
Marawan Attia
Gelandang pekerja keras yang menjadi penyeimbang permainan Mesir.
Harry Souttar vs Omar Marmoush
Ketangguhan Souttar dalam duel udara akan diuji oleh mobilitas Marmoush yang gemar bergerak mencari ruang.
Jackson Irvine vs Marawan Attia
Pertarungan di lini tengah diperkirakan menentukan siapa yang mampu mengendalikan tempo pertandingan.
Nestory Irankunda vs Karim Hafez
Kecepatan Irankunda di sisi sayap menjadi salah satu senjata utama Australia untuk membongkar pertahanan Mesir.
- Australia lolos ke fase gugur sebagai runner-up Grup D dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
- Mesir belum terkalahkan sepanjang fase grup dan finis sebagai runner-up Grup G di bawah Belgia karena kalah selisih gol.
- Ini menjadi pertemuan pertama Australia dan Mesir di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya kedua tim hanya dua kali bertemu di laga persahabatan, dengan Mesir memenangi pertemuan terakhir 3-0 pada 2010.
- Australia memburu kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia sejak format baru diterapkan.
- Australia telah menyiapkan skenario adu penalti secara khusus bersama asisten pelatih Mile Jedinak sebagai antisipasi jika pertandingan berakhir imbang selama 120 menit.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung seimbang. Australia mengandalkan organisasi pertahanan yang disiplin, kekuatan duel udara, serta transisi cepat. Tony Popovic kemungkinan tetap menggunakan tiga bek untuk meredam agresivitas lini depan Mesir.
Di kubu Mesir, kondisi Mohamed Salah menjadi faktor yang sangat menentukan. Jika bintang Liverpool tersebut mampu bermain sejak menit pertama, daya gedor The Pharaohs akan meningkat signifikan. Namun apabila Salah hanya bermain sebagai pemain pengganti atau bahkan absen, beban mencetak gol akan lebih banyak berada di pundak Omar Marmoush dan Emam Ashour.
Australia diperkirakan lebih mengandalkan serangan balik melalui Nestory Irankunda dan Mohamed Touré, sedangkan Mesir akan mencoba menguasai penguasaan bola serta memanfaatkan kreativitas lini tengah. Duel fisik diprediksi mewarnai pertandingan, terutama di sektor tengah dan dalam situasi bola mati.
Kedalaman skuad Mesir sedikit lebih unggul dari sisi pengalaman internasional. Namun Australia memiliki mental bertanding yang kuat dan terbukti mampu tampil disiplin menghadapi lawan-lawan yang secara kualitas berada di atas mereka.
Prediksi SkorAustralia 1-1 Mesir (Mesir menang 5-4 melalui adu penalti)
Peluang lolosAustralia: 48 persen
Mesir: 52 persen
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dan minim gol. Jika Mohamed Salah mampu tampil dalam kondisi bugar, Mesir memiliki sedikit keunggulan dalam kreativitas dan penyelesaian akhir. Sebaliknya, Australia berpotensi menyeret laga hingga adu penalti berkat organisasi pertahanan yang solid. [kun]




