Afghanistan teken kontrak 15 tahun eksploitasi cadangan garam di Herat

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Kabul (ANTARA) - Kementerian Pertambangan dan Minyak Bumi Afghanistan pada Rabu (1/7) mengumumkan pihaknya telah menandatangani kontrak besar dengan sebuah perusahaan swasta untuk mengembangkan dan mengeksploitasi blok keempat dari deposit garam yang signifikan di Provinsi Herat, Afghanistan barat.

Perjanjian yang berlaku 15 tahun itu mencakup area seluas 9,58 kilometer persegi di Distrik Ghoryan dan didukung oleh komitmen investasi sebesar 5,49 juta dolar AS (1 dolar AS setara dengan Rp17.961), menurut pernyataan kementerian tersebut.

Kesepakatan tersebut menetapkan pembayaran royalti sebesar 1.500 afghani (1 afghani sama dengan Rp282) per metrik ton garam yang diekstraksi. Selain itu, perusahaan yang menandatangani kontrak tersebut berkomitmen untuk mengalokasikan 350.000 dolar AS guna pengembangan masyarakat dan inisiatif kesejahteraan sosial di wilayah sekitar, imbuh pernyataan itu.

Kementerian tersebut juga menandatangani kontrak untuk blok kedua di deposit garam yang sama pada awal Juni, dengan nilai sebesar 20,04 juta dolar AS.

Afghanistan dilaporkan telah mencapai swasembada dalam produksi dan pengolahan garam, sebuah pencapaian penting dalam upaya negara tersebut untuk memperkuat industri ekstraktifnya serta mengurangi ketergantungan pada komoditas impor.





Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Ekologi
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Miliki Rumah Impian lewat Program BRI KPR Bunga Spesial 1,75%
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Said Iqbal Tawarkan Kerja UMP Rp5,8 Juta ke Korban Penyekapan Percetakan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Ajukan Penangguhan Penahanan
• 6 jam laludetik.com
thumb
Prediksi Line Up dan Head-to-Head Pertandingan Inggris vs RD Kongo, Kane Lawan Wissa
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.