Meski Absen Saat Deklarasi, Said Iqbal Sebut Koalisi Besar Buruh "Bagus dan Baik"

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Said Iqbal menyambut baik adanya koalisi besar Perjuangan Buruh Indonesia yang dibentuk 16 konfederasi. 

Meskipun, dia yang juga merupakan Penasihat Khusus Presiden RI bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh tidak hadir dalam deklarasi pembentukan koalisi itu. 

"Bagus dan baik," kata Said kepada Kompas.com, Kamis (2/7/2026).

Presiden Partai Buruh itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk koalisi lebih dulu dengan sejumlah serikat pekerja.

"Sudah ada terlebih dahulu koalisi yang bernama koalisi serikat pekerja bersama partai buruh disingkat KSP-PB untuk mengawal pembahasan RUU Ketenagakerjaan yang beranggotakan 70 lebih serikat buruh tingkat nasional, serikat petani, jaringan organisasi kerakyatan lainnya," ungkapnya.

Baca juga: Kelompok Buruh Deklarasikan Koalisi Besar, Said Iqbal Absen

Sebelumnya sejumlah konfederasi buruh mendeklarasikan pembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia di The Grand Mansion Hotel, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, Andi Gani Nena Wea mengatakan koalisi tersebut terdiri dari 16 konfederasi dan 147 federasi buruh.

"Jadi 16 konfederasi dan 147 federasi di dalamnya, kita bersatu untuk memperjuangkan bagaimana Undang-Undang Ketenagakerjaan yang pastinya tanggal 31 Oktober jam 12 malam bisa terbentuk dan adil, berkeadilan," kata Andi Gani di Jakarta, Rabu.

Dari sekian banyak konfederasi yang hadir, tidak tampak Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden RI bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.

Baca juga: Said Iqbal Optimistis Partai Buruh Raih 5-7 Kursi di Pemilu 2029

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Andi Gani enggan berkomentar lebih jauh soal tidak adanya Said Iqbal.

"Tidak perlu dijawab, nanti jadi berkembang yang tidak-tidak," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB: TMC Belum Bisa Digunakan untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Jadi, Ini Alasan KPK Tangkap Istri Muda Bupati Kuansing, Hmmm
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Luciano Leandro Bicara Peluang Shin Tae-yong di Persija: Pelatih Hebat, tapi Butuh Waktu
• 12 jam lalubola.com
thumb
Rekonstruksi Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung, Taufik Hidayat Peragakan 21 Adegan
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Modernisasi Polri, dari "Drone" Pengawas hingga Jubah Antiradiasi Nuklir
• 8 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.