Pemerintah Modernisasi 4.582 Kapal Perikanan, Sebagian Dibiayai Inggris

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.582 unit akan dibiayai melalui fasilitas pinjaman dari pemerintah Inggris.

Pemerintah Modernisasi 4.582 Kapal Perikanan, Sebagian Dibiayai Inggris (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah berencana modernisasi 4.582 unit kapal perikanan guna meningkatkan daya saing sektor penangkapan ikan nasional. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.582 unit akan dibiayai melalui fasilitas pinjaman dari pemerintah Inggris, dengan target penyelesaian bertahap hingga 2028.

Baca Juga:
KKP Perluas Ekspor Ikan ke Turki dan China

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, modernisasi armada perikanan dapat meningkatkan kualitas hasil tangkapan sekaligus mendorong penerimaan negara dari devisa, pajak, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

"Modernisasi 1.582 itu dibiayai dari pinjaman luar negeri, dari pemerintah Inggris. Yang sekarang sedang dalam proses perencanaan," kata Trenggono dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KKP Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga:
KKP Ungkap Potensi Karbon Biru Indonesia Capai 10 Juta Ton per Tahun

Trenggono menjelaskan, modernisasi diperlukan karena sebagian besar armada penangkapan ikan nasional masih menggunakan kapal kayu. Kondisi tersebut memengaruhi kualitas hasil tangkapan sehingga kurang mampu bersaing di pasar internasional.

"Kapal penangkap ikan kita saat ini adalah kapal kayu. Itulah kemudian kualitas tangkapan kita itu belum bisa bersaing dengan baik di level pasar internasional," katanya.

Baca Juga:
Menteri KKP Ungkap Strategi Wujudkan Swasembada Garam Tahun Ini

Menurutnya, nilai ekspor perikanan Indonesia masih belum sebanding dengan besarnya produksi nasional. Dalam lima tahun terakhir, nilai ekspor perikanan tercatat sekitar USD6,2 miliar per tahun, sementara produksi perikanan tangkap dan budidaya mencapai sekitar 13 juta ton.

"Sebetulnya ekspornya harusnya jauh lebih tinggi lagi," ujar Trenggono.

Trenggono menambahkan, pemerintah mengambil peran sebagai inisiator karena pelaku usaha dinilai sulit melakukan modernisasi armada secara mandiri. Nantinya, kapal-kapal tersebut akan menggunakan material besi, dilengkapi teknologi modern, serta alat tangkap yang ramah lingkungan.

"Modernisasi kalau kita minta kalian modernisasi sulit, maka yang harus dilakukan, pemerintah dulu melakukan inisiasi itu dengan cara melakukan modernisasi. Jadi kapalnya menggunakan kapal besi dengan teknologi yang modern dan alat tangkap yang ramah lingkungan sehingga tidak tidak ngawur," katanya.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dirjen Pas Sebut Overcrowding Lapas Tingkatkan Risiko Penularan HIV dan IMS
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Kematian dr Icha Jadi Sorotan, Mengapa Kesehatan Mental Dokter Masih Terabaikan? Ini Fakta dan Data Penelitiannya
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
KKP kembangkan model tata ruang laut berbasis masyarakat adat di Bali
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Kelautan & Perikanan Salah Satu Kunci Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Tanda Tanya Keberadaan Buronan Jurist Tan Usai Vonis Nadiem Makarim
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.