JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Keuangan mengusulkan pembentukan Pengadilan Pusat Finansial Internasional (PFI) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia.
Pengadilan khusus tersebut disiapkan untuk menangani sengketa yang berkaitan dengan aktivitas usaha di kawasan PFI, termasuk sengketa komersial internasional, guna memperkuat kepastian hukum bagi investor.
Baca Juga: Purbaya Prediksi Harga BBM Turun dalam Beberapa Bulan Seiring Harga Minyak Dunia | KOMPAS PAGI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kepastian hukum menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan sebuah pusat keuangan internasional. Oleh karena itu, pemerintah memasukkan ketentuan mengenai pembentukan Pengadilan PFI ke dalam RUU tersebut.
"Salah satu unsur penting dalam keberhasilan pusat keuangan internasional adalah kepastian hukum. Oleh karena itu RUU mengatur pembentukan Pengadilan PFI yang berwenang menangani sengketa yang berkaitan dengan aktivitas usaha di PFI maupun sengketa komersial internasional yang terkait," kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Kemenkeu Jelaskan Aturan Pajak JHT, Klaim hingga Rp50 Juta Tarifnya 0 Persen
Purbaya menjelaskan, pengadilan tersebut dirancang untuk menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa yang cepat, profesional, dan kredibel sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia.
Selain mengatur pembentukan pengadilan khusus, pemerintah juga mengusulkan kelembagaan PFI yang menjalankan fungsi penyelenggaraan, pengelolaan, pengawasan, hingga penyelesaian sengketa secara profesional, independen, transparan, dan akuntabel.
Purbaya menegaskan, pembentukan Pengadilan PFI tidak akan mengurangi kedaulatan hukum nasional. Sebaliknya, RUU tersebut mengakomodasi praktik terbaik internasional untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan global.
Baca Juga: Kemhan Pangkas Latihan Calon Manajer Kopdes Jadi 2 Pekan usai 5 Peserta Meninggal, Fokus Bela Negara
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- ruu pfi
- menteri keuangan
- purbaya yudhi sadewa
- pengadilan pusat finansial internasional





