JAKARTA, DISWAY.ID – Beredar laporan dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Kodap XVI Yahukimo bahwa TPNPB akui eksekusi pilot asal Amerika di Bandara Ipdeheik Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Penyeranga yang dilakukan oleh TPNPB ini dilakukan pada 2 Juli 2026 saat pesawat yang dibawa oleh Captain Nicholas F Goselin melayani penerbangan rute Wamena–Balinggama–Wamena tersebut membawa 7 penumpang beserta muatan logistik.
Tidak hanya mengeksekusi pilot, anggota TPNPB yang disebutkan berjumlah 3 orang melakukan penyerangan juga membakar pesawat AMA PK-RCY.
Salah satu akun media sosial dengan akun@Ester Asso menuliskan jika penyerangan dilakukan oleh 3 orang anggota TPNPB.
“Berdasarkan identifikasi awal tim lapangan dan pengakuan beberapa saksi mata, aksi pembakaran pesawat dilakukan oleh 3 orang bersenjata,” tulisnya.
BACA JUGA:Pesawat PK-RCY Milik PT AMA Dibakar di Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia
Sedangkan dari siaran pers yang dibuat oleh TPNPB menyebutkan jika Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo dari Kompi Bakusip.
“Kami bertanggung jawab atas penembakan terhadap Nichloas F Goselin Seorang pilot berkembangsaan Amerika Serikat serta pembakaran satu unit pesawat milik maskapai penerbangan Indonesia milik PT AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua pada hari Kamis, 2 Juli 2026 pagi,” tulisnya.
Dalam laporan tersebut dituliskan jika penyerangan dilakukan karena pesawat melanggar ultimatum TPNPB.
Adapun ultimatum yang dimaksud adalah pelarangan aktivitas pesawat-pesawat sipil di wilayah operasi TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan.
BACA JUGA:Tewaskan Warga Sipil, Aktivis Papua Kecam Aksi Sadis TPNPB di Tambrauw
TPNPB menuding jika pesawat – pesawat tersebut melakukan pendoropan pasukan dan logistik militer ke wilayah pedalaman Papua.
Tidak hanya itu dalam laporan itu juga disampaikan jika yang memerintahkan penyerangan adalah Brigjend Elkius Kobak yang mengaku sebagai Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo.
Meskipun telah mengeksekusi pilot asal Amerika tersebut, TPNPB malahan menyalahkan pemerintah Indonesia, Amerika Serikat, Belanda dan PBB.
Kesalahan ini dilemparkan oleh TPNPB karena mereka menganggap bahwa pihak-pihak tersebut tak kunjung menyelesaikan konfilik wilayah Papua.
- 1
- 2
- »





