VIVA – Praktik membaca doa qunut saat shalat Subuh di Indonesia cukup beragam karena adanya perbedaan sudut pandang fiqih.
Dalam Madzhab Syafi'i, doa yang dibaca saat posisi i'tidal pada rakaat kedua ini sangat dianjurkan (sunnah muakkadah).
Sebaliknya, madzhab lain memiliki pandangan berbeda dan tidak mengategorikannya sebagai amalan sunnah.
Secara bahasa, qunut berarti tunduk, patuh, dan taat kepada Allah SWT. Di balik perbedaan hukumnya, doa ini menyimpan makna yang sangat mendalam.
Melalui qunut, seorang muslim mengakui kelemahannya sekaligus memohon hidayah, keselamatan, berkah, serta perlindungan dari segala keburukan di awal hari yang penuh berkah.
Perbedaan pandangan di kalangan ulama ini sejatinya tidak perlu memicu perselisihan.
Hal yang paling utama adalah saling menghormati antar-mazhab demi menjaga kekhusyukan ibadah masing-masing.
Bagi Anda yang ingin mengamalkannya namun belum hafal, berikut adalah bacaan doa qunut Subuh lengkap dengan teks latin dan artinya.
Doa Qunut Subuhاَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّ مَاقَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Bacaan latin: Allahummah dinii fii man hadairs, wa 'aafiinii fii man 'aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a'thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa 'alaik, wa innahuu laa yadzillu mau waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta'aalaits.
Artinya: "Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan, tolonglah aku di antara orang-orang yang kau beri pertolongan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atasMu, dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Maha Tinggi."
(kmr)





