Polda NTT Bentuk Tim Joint Investigation Usut Kasus Dokter Icha

metrotvnews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bergerak cepat mengusut misteri di balik kematian Dokter Icha Pakaenoni. Melalui jajaran Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), Polda NTT resmi membentuk tim investigasi gabungan (joint investigation).

Dikutip dari Primetime News, Metro TV, Kamis 2 Juli 2026, pembentukan tim lintas satuan ini bertujuan untuk mempercepat proses penanganan perkara secara menyeluruh, profesional, objektif, dan transparan sesuai dengan kewenangan masing-masing fungsi kedinasan. Tim gabungan ini melibatkan penyidik dari Polres Timor Tengah Utara (TTU), Polres Kupang, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), hingga Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT.

Saat ini, tim investigasi masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga Dokter Icha. Pihak keluarga rencananya akan mendatangi Mapolda NTT pada Jumat, 3 Juli 2026 esok untuk melaporkan dugaan tindak pidana tersebut. Laporan ini nantinya akan menjadi dasar hukum utama bagi kepolisian untuk meluncurkan penyelidikan formal serta mengumpulkan alat bukti.
 

Baca Juga :

PKB akan Investigasi Dugaan Keterlibatan Kader dalam Kematian Dokter Icha

Wakil Direktur PPA dan PPO Polda NTT, AKBP Samuel Simbolon, menegaskan bahwa penyidik akan mendalami setiap informasi yang berkembang di masyarakat. Salah satu fokus utama tim adalah merekonstruksi garis waktu aktivitas korban sebelum meninggal dunia.

"Nanti kita akan mengumpulkan semua hasil interogasi dan pemeriksaan para saksi di mana nanti di dalam perkara ini, baik dari rangkaian daily life dari korban dari tanggal 13 sampai tanggal 26. Tanggal 13 ini terjadi di ruang IGD, nah kita akan memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi," jelas AKBP Samuel Simbolon.

Selain memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian juga akan mengamankan sejumlah barang bukti digital dan fisik guna mengungkap penyebab pasti kematian korban secara utuh.

"Begitu juga untuk bukti, barang bukti apa nanti yang akan kita sita ya, baik dari CCTV dan semua yang ada di dalam," sambung AKBP Samuel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap KPK
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Purbaya Tinjau Langsung Realisasi APBN di KPPN Semarang
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Hutama Karya Tuntaskan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten Jelang Tahun Ajaran Baru
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Ahli Hukum Ungkap Tips Lolos Update KBLI 2025 Lewat RUPS Tahunan dan Beneficial Ownership
• 15 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tak Disangka-sangka, Dokter Tifa Pernah Dibuat Nangis Tim Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.