Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 1.074 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk mengawal dan mengamankan dua aksi unjuk rasa di kawasan Jakarta Pusat (Jakpus) pada Jumat.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan unjuk rasa pertama digelar oleh kelompok mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) di kawasan Monas, Gambir.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Forum Mahasiswa UNPAM dan beberapa elemen di wilayah Gambir, rencana giat pukul 13.00 WIB," kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
Selanjutnya, unjuk rasa kedua rencananya digelar oleh elemen mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam cabang Jakarta Selatan di kawasan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat.
"Aksi dari pengurus Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Selatan Koordinator Komisariat Universitas Nasional di depan Gedung DPR/MPR RI," ujar Erlyn.
Rekayasa lalu lintas di titik-titik lokasi unjuk rasa itu akan diterapkan secara situasional, dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan.
Masyarakat diimbau agar menghindari kawasan sekitar unjuk rasa tersebut untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
Baca juga: 1.246 personel gabungan kawal aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat
Baca juga: Polisi ungkap kronologi penyekapan dan pemerasan di toko Jakpus
Baca juga: Wakapolda Metro-Kasdam Jaya tinjau langsung kamtibmas di Jakarta Pusat
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan unjuk rasa pertama digelar oleh kelompok mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) di kawasan Monas, Gambir.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Forum Mahasiswa UNPAM dan beberapa elemen di wilayah Gambir, rencana giat pukul 13.00 WIB," kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Jumat.
Selanjutnya, unjuk rasa kedua rencananya digelar oleh elemen mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam cabang Jakarta Selatan di kawasan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat.
"Aksi dari pengurus Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Selatan Koordinator Komisariat Universitas Nasional di depan Gedung DPR/MPR RI," ujar Erlyn.
Rekayasa lalu lintas di titik-titik lokasi unjuk rasa itu akan diterapkan secara situasional, dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan.
Masyarakat diimbau agar menghindari kawasan sekitar unjuk rasa tersebut untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
Baca juga: 1.246 personel gabungan kawal aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat
Baca juga: Polisi ungkap kronologi penyekapan dan pemerasan di toko Jakpus
Baca juga: Wakapolda Metro-Kasdam Jaya tinjau langsung kamtibmas di Jakarta Pusat





