Jakarta (ANTARA) - Houston Rockets memutuskan mempertahankan forward Tari Eason dengan kontrak baru berdurasi lima tahun dengan total nilai 81,5 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp1,4 triliun.
Laman NBA, Jumat, menyatakan kontrak tersebut memastikan bahwa Eason akan tetap berseragam Rockets hingga musim 2030-2031.
Berdasarkan laporan dari sejumlah media arus utama (mainstream) di Amerika Serikat, Eason sebelumnya berstatus restricted free agent yang berarti memberikan hak kepada Rockets untuk menyamai setiap tawaran dari klub lain.
Namun, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan tanpa harus memasuki proses negosiasi yang lebih panjang.
Pemain berumur 25 tahun itu menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan Rockets, berkat kontribusinya sebagai pemain yang agresif sekaligus andal dalam merebut rebound.
Pada musim 2025-2026, sang pemain tampil dalam 60 pertandingan dengan rata-rata mencetak 10,5 poin per laga (ppg); 6,3 rebound per laga (rpg); 1,5 assist per laga (apg), dan 1,2 steal per laga (spg).
Baca juga: Robert Williams III perpanjang kontrak tiga tahun bersama Blazers
Manajemen Rockets menilai kontrak baru tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi inti tim muda yang juga dihuni sejumlah pemain potensial.
Nilai kontrak Eason bahkan dinilai lebih rendah dibandingkan proyeksi sebagian pengamat yang memperkirakan dia dapat memperoleh bayaran lebih dari 20 juta dolar AS per musim.
Kesepakatan itu sekaligus menunjukkan komitmen Houston untuk mempertahankan pemain hasil pengembangan internal sebagai fondasi dalam upaya meningkatkan daya saing di NBA.
Melalui kontrak baru tersebut, Eason diproyeksikan tetap menjadi salah satu pemain kunci Rockets dalam beberapa musim ke depan.
Baca juga: Warriors bidik LeBron James usai Draymond Green tolak pemain
Baca juga: Kyrie Irving yakin anak Indonesia bisa menjadi bintang NBA masa depan
Laman NBA, Jumat, menyatakan kontrak tersebut memastikan bahwa Eason akan tetap berseragam Rockets hingga musim 2030-2031.
Berdasarkan laporan dari sejumlah media arus utama (mainstream) di Amerika Serikat, Eason sebelumnya berstatus restricted free agent yang berarti memberikan hak kepada Rockets untuk menyamai setiap tawaran dari klub lain.
Namun, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan tanpa harus memasuki proses negosiasi yang lebih panjang.
Pemain berumur 25 tahun itu menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan Rockets, berkat kontribusinya sebagai pemain yang agresif sekaligus andal dalam merebut rebound.
Pada musim 2025-2026, sang pemain tampil dalam 60 pertandingan dengan rata-rata mencetak 10,5 poin per laga (ppg); 6,3 rebound per laga (rpg); 1,5 assist per laga (apg), dan 1,2 steal per laga (spg).
Baca juga: Robert Williams III perpanjang kontrak tiga tahun bersama Blazers
Manajemen Rockets menilai kontrak baru tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi inti tim muda yang juga dihuni sejumlah pemain potensial.
Nilai kontrak Eason bahkan dinilai lebih rendah dibandingkan proyeksi sebagian pengamat yang memperkirakan dia dapat memperoleh bayaran lebih dari 20 juta dolar AS per musim.
Kesepakatan itu sekaligus menunjukkan komitmen Houston untuk mempertahankan pemain hasil pengembangan internal sebagai fondasi dalam upaya meningkatkan daya saing di NBA.
Melalui kontrak baru tersebut, Eason diproyeksikan tetap menjadi salah satu pemain kunci Rockets dalam beberapa musim ke depan.
Baca juga: Warriors bidik LeBron James usai Draymond Green tolak pemain
Baca juga: Kyrie Irving yakin anak Indonesia bisa menjadi bintang NBA masa depan





