Alasan 240 BUMN Dipangkas Terungkap, Danantara Beberkan Target Besar di Balik Konsolidasi Aset Negara

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkap alasan di balik pemangkasan sekitar 240 entitas badan usaha milik negara (BUMN) hingga Juli 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari transformasi besar untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, dan memiliki daya saing lebih kuat.

Menurut Dony, kebijakan tersebut bukan sekadar mengurangi jumlah entitas BUMN, melainkan merupakan strategi konsolidasi agar pengelolaan aset negara menjadi lebih terintegrasi dan mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Baca Juga :
Bersifat Market-Based, Purbaya Sebut Dana Kelolaan PFII Bisa Biayai Proyek Danantara
Pos Indonesia Pastikan Operasional Tetap Normal Meski Dirut Daud Joseph Mengundurkan Diri

Ia menegaskan, pengelolaan aset BUMN tidak lagi diharapkan berjalan secara terpisah di masing-masing perusahaan. Sebaliknya, seluruh aset diarahkan menjadi satu kekuatan besar yang saling terhubung sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, baik oleh negara, pelaku usaha, maupun masyarakat.

"Kita ingin setiap aset BUMN dikelola sebagai satu kekuatan besar, bukan berjalan sendiri-sendiri. Kalau pengelolaannya makin terintegrasi, manfaatnya juga akan jauh lebih besar, baik untuk negara, dunia usaha, maupun masyarakat," ujar Dony dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026.

Pemangkasan Jadi Bagian Transformasi BUMN

Dony menjelaskan, proses pemangkasan entitas BUMN berlangsung seiring dengan agenda transformasi yang tengah dijalankan BP BUMN bersama Danantara. Fokus utamanya adalah menyederhanakan struktur perusahaan agar pengelolaan aset negara menjadi lebih efektif.

Hingga Juli 2026, sekitar 240 entitas BUMN telah dipangkas. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan organisasi yang lebih ramping sehingga proses pengambilan keputusan, koordinasi, dan pengelolaan aset dapat berjalan lebih optimal.

Transformasi tersebut juga diarahkan untuk membangun perusahaan negara yang memiliki fondasi bisnis lebih sehat sekaligus mampu memberikan kontribusi ekonomi yang lebih besar dalam jangka panjang.

Rapat Internal Bahas Integrasi Aset BUMN

Dalam keterangannya, Dony mengatakan BP BUMN bersama Danantara terus membahas proses merger dan integrasi pengelolaan aset BUMN. Pembahasan itu dilakukan dalam rapat internal yang digelar pada Kamis, sehari sebelum pernyataan tersebut disampaikan.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses integrasi aset berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Selain itu, pembahasan juga bertujuan memperkuat efektivitas pengelolaan portofolio perusahaan negara secara menyeluruh.

Baca Juga :
COO Danantara Sebut Kinerja BUMN Jadi Fondasi Penguatan Ekonomi, Perbankan Diminta Perbanyak Pembiayaan Produktif
Danantara Sebut Semua BUMN Sudah Selesaikan Laporan Keuangan 2025
Dony Oskaria Turun Tangan, Himbara Dikerahkan Selamatkan Restrukturisasi Dua BUMN Karya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pegadaian-Unand Perkuat Kesiapsiagaan Warga Lewat Riset Mitigasi Gempa & Tsunami
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Mendikdasmen Tambah 800 Ribu Papan Interaktif di Sekolah
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dugaan Malaadministrasi dalam Tragedi Bekasi Timur, Bagaimana Evaluasi Selanjutnya?
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Persib Dapat Kabar Bahagia usai Resmikan Sandy Walsh, Striker Bernilai Rp6,95 Miliar Resmi Dilepas JDT
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Kadis Kominfo Makassar Kenalkan Lontara+ di Apeksi 2026
• 3 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.