Terungkap! Ini Alasan Wasit Anulir Gol Josko Gvardiol hingga Buat Kroasia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

‎Jakarta, tvOnenews.com - Drama mewarnai duel Portugal kontra Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol Josko Gvardiol pada masa injury time yang sempat membangkitkan harapan Kroasia akhirnya dianulir setelah wasit melakukan peninjauan melalui VAR.

‎Pertandingan yang berlangsung sengit itu berakhir dengan kemenangan Portugal 2-1. Hasil tersebut memastikan Cristiano Ronaldo dan kolega melaju ke babak 16 besar, sementara Kroasia harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026.

Momen paling kontroversial terjadi pada penghujung pertandingan. Josko Gvardiol sempat mencetak gol yang diyakini dapat memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu (extra time).

Saat itu, pertandingan sudah memasuki menit ke-13 injury time dari tambahan waktu 10 menit yang diberikan wasit. Tambahan waktu tersebut terjadi karena beberapa insiden yang membuat pertandingan sempat terhenti, termasuk selebrasi gol Portugal yang dicetak Goncalo Ramos.

Dalam situasi yang semakin mendesak, Kroasia terus melancarkan serangan ke area pertahanan Portugal. Ivan Perisic kemudian mengirim umpan lambung ke dalam kotak penalti untuk dimanfaatkan rekan-rekannya.

Igor Matanovic berusaha menyambut bola tersebut melalui sundulan. Meski gagal mengarahkan bola dengan sempurna, bola sempat mengenai kepalanya sebelum memantul ke arah Renato Veiga dan jatuh di kaki Mario Pasalic.

Pasalic kemudian memberikan bola kepada Josko Gvardiol yang tanpa kesulitan menceploskannya ke dalam gawang Portugal. Para pemain Kroasia langsung merayakan gol tersebut karena mengira skor berubah menjadi 2-2.

Namun, beberapa saat kemudian wasit Espen Eskas menghentikan pertandingan. Ia berkomunikasi dengan tim Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya berjalan menuju monitor untuk meninjau ulang proses terjadinya gol.

Dari tayangan ulang, terlihat bahwa bola memang sempat menyentuh kepala Matanovic sebelum mengarah kepada Pasalic. Teknologi sensor bola yang ditampilkan dalam siaran pertandingan juga menunjukkan adanya kontak tipis antara bola dan kepala penyerang Kroasia tersebut.

Sentuhan tersebut menjadi faktor penting dalam proses pengambilan keputusan. Karena bola terakhir berasal dari Matanovic, posisi Mario Pasalic kemudian dihitung berdasarkan momen tersebut.

Hasil tayangan ulang memperlihatkan Pasalic sudah berada dalam posisi offside ketika bola menyentuh Matanovic. Kondisi tersebut membuat seluruh rangkaian proses menuju gol dinyatakan tidak sah sesuai dengan aturan offside.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ciri Orang yang Kurang Menghargai Diri Sendiri
• 18 jam lalubeautynesia.id
thumb
RUU PFI Bentuk Pengadilan Khusus, Sengketa Komersial Internasional Ditangani di Indonesia
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Spam Judol Banjiri Komentar Medsos, Ahli IT Soroti Bisnis Bot yang Terorganisasi
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rusia Luncurkan Serangan Paling Mematikan ke Kiev, 27 Tewas
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Suhu Sangat Ekstrem, Permukaan Tanah di Pegunungan Huoyan, Xinjiang, Mencapai 82°C 
• 1 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.