Tangerang: Masuki hari keempat, kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, belum padam. Saat ini, upaya pemadaman telah berhasil mengendalikan api sekitar 30 persen area.
"Ini sudah hari keempat. Saat ini dua helikopter water bombing serta 18 unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk penanganan," ujar Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Djohan Darmawan, Jumat, 3 Juli 2026.
Baca Juga :
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, BNPB Terapkan Sistem Inject"Mungkin siang ini sudah mulai aksi. Jadi sistem inject ini nanti dibuat pipa. Nanti pipa itu dibolongin, termasuk juga nanti dari Manggala Agni yang sudah biasa melakukan itu," kata Djohan.
Pantauan di lokasi, api masih menyala di sejumlah titik serta kepulan asap pekat terus membumbung ke udara dan kerap bergerak mengikuti embusan angin. Upaya pemadaman terus dilakukan secara terpadu melalui jalur udara dan darat.
Kebakaran di TPA Jatiwaringin Mauk Kabupaten Tangerang. (Metrotvnews.com/Hendrik S)
Dua unit helikopter water bombing milik BNPB diterjunkan untuk menyiram titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran terus melakukan penyemprotan di sejumlah titik.
Selain itu, alat berat jenis excavator juga dipergunakan untuk mengurai timbunan sampah yang telah dibasahi. Langkah tersebut bertujuan membuka akses menuju titik api yang berada di bagian dalam gunungan sampah sekaligus mencegah api kembali menyala.




