KPK Amankan Uang Fee Proyek Ratusan Juta Rupiah Saat OTT Bupati Langkat Syah Afandin

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin atau yang akrab disapa Ondim. Operasi tangkap tangan (OTT) tersebut dilakukan Kamis (2/7/2026).

Dalam operasi tersebut, penyidik menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Diduga berasal dari pembagian fee proyek yang melibatkan pihak swasta.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, barang bukti tersebut menjadi salah satu temuan penting dalam operasi yang dilakukan secara tertutup.

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan oleh pihak swasta kepada bupati,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Operasi tangkap tangan itu dilakukan di tiga wilayah, yakni Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan.

Selain Syah Afandin, KPK turut mengamankan enam orang lainnya. Mereka terdiri atas seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat serta lima orang dari pihak swasta.

KPK menegaskan penyelidikan tidak berhenti pada barang bukti yang telah diamankan. Penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya aliran dana lain yang diterima oleh penyelenggara negara di Kabupaten Langkat.

“Dan tentunya nanti juga akan didalami, ditelusuri apakah juga ada penerimaan-penerimaan lainnya atau gratifikasi yang dilakukan oleh bupati atau penyelenggara negara di wilayah Langkat,” ujar Budi.

Usai diamankan, Syah Afandin bersama pihak lain menjalani pemeriksaan awal di kantor kepolisian setempat sebelum dipindahkan ke Jakarta.

Menurut Budi, pada Jumat siang, Bupati Langkat diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Pada siang ini, satu orang di antaranya yaitu bupati Langkat dibawa ke Jakarta untuk nanti dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

KPK mengungkapkan operasi ini berkaitan dengan dugaan suap dalam pelaksanaan sejumlah proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.

Profil Syah Afandin

Syah Afandin merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang menjabat sebagai Bupati Langkat periode 2025–2030.

Ia dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Langkat 2024.

Sebelum menjadi bupati, Ondim menjabat sebagai Wakil Bupati Langkat periode 2019–2024. Ketika Bupati Terbit Rencana Perangin Angin terjerat operasi tangkap tangan KPK pada Januari 2022, Syah Afandin dipercaya memimpin daerah tersebut sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Pada Pilkada 2024, ia berpasangan dengan Tiorita Surbakti yang diusung Partai Golkar. Pasangan tersebut memenangkan pemilihan dengan perolehan 216.918 suara atau sekitar 55,37 persen dari total suara sah.

Di internal partai, karier politiknya juga terus meningkat. Pada 14 Juni 2026, Syah Afandin resmi dilantik sebagai Ketua DPW PAN Sumatera Utara. Pelantikan itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Dalam bidang pendidikan, Syah Afandin menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri Pangkalan Brandan, kemudian melanjutkan ke SMP Swasta Babalan dan SMA Negeri 1 Babalan.

Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Medan Area pada 1994.

Sebelum berkiprah sebagai kepala daerah, Ondim terlebih dahulu membangun karier politik sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara untuk periode 2014–2018. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masuki babak baru, hubungan bilateral Indonesia-Belarus kian menguat
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Tanda Kiamat Muncul di Samudra Atlantik, Tampak Sampai Indonesia
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Muncul Usulan Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan
• 11 menit laluliputan6.com
thumb
Pertamina Dorong Budaya HSSE sebagai Kunci Keandalan Operasional
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ahli dari Polda Metro Jaya usai Sidang Praperadilan Roy Suryo: Upaya Paksa Polisi Miliki Basis
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.