Jakarta (ANTARA) - Harga cabai dan bawang di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar), menurun sejak satu pekan terakhir.
Salah satu pedagang sayur-mayur bernama Fauzi (23) mengatakan penurunan harga terjadi pada semua jenis cabai.
"Semua jenis cabai harganya turun," kata Fauzi di Pasar Kopro, Jakarta Barat, Jumat.
Harga cabai rawit merah kini menyentuh Rp60 ribu per kilogram (kg), yang sebelumnya mencapai harga Rp80 ribu per kg.
Kemudian, cabai hijau besar saat ini harganya Rp50 ribu per kg, cabai keriting hijau Rp50 ribu per kg, cabai rawit merah Rp60 ribu per kg, cabai keriting merah Rp60 ribu per kg, cabai merah besar Rp60 ribu per kg, dan cabai rawit hijau Rp70 ribu per kg.
Fauzi menuturkan penurunan harga cabai itu sudah terjadi selama lebih dari satu pekan terakhir.
Selain cabai, harga bahan pokok yang juga mengalami penurunan, yakni bawang merah.
"Bawang merah turun dari Rp70 ribu per kilogram, jadi Rp60 ribu per kilogram," ungkap Fauzi.
Baca juga: Pasar Jaya perluas operasi pasar beras-minyak untuk stabilisasi harga
Sementara itu, bawang putih harganya terpantau normal, yakni Rp45 ribu-Rp50 ribu per kg.
Pedagang lainnya, Ida Rahayu (56) mengatakan penurunan harga cabai dan bawang sudah terjadi sekitar sejak dua pekan belakangan.
Menurut dia, faktor penurunan harga tersebut salah satunya, yaitu stok yang melimpah di Pasar Induk.
"Biasanya, kalau harga lagi naik (melambung) itu karena stoknya kurang, kosong, terus pengirimannya juga telat," tutur Ida.
Di sisi lain, salah satu pengunjung pasar, Jamilah (38) menyambut baik penurunan harga sejumlah bahan pokok tersebut.
Karena harganya sedang turun, dia pun mengaku tidak ragu untuk membeli dalam jumlah banyak.
"Kalau harga lagi tinggi, kayak beli cabai, ya, pembeliannya dikurangin, dari misalnya satu kilogram, jadi cuma setengah kilogram," ujar Ida.
Lebih lanjut, dia berharap agar harga kebutuhan pokok di pasar tradisional dapat terus stabil seperti saat ini.
Baca juga: Pasar Jaya perkuat pemantauan pasar jaga stabilitas harga pangan
Baca juga: Pasar Jaya pantau harga 37 komoditas pangan setiap hari di Jakarta
Salah satu pedagang sayur-mayur bernama Fauzi (23) mengatakan penurunan harga terjadi pada semua jenis cabai.
"Semua jenis cabai harganya turun," kata Fauzi di Pasar Kopro, Jakarta Barat, Jumat.
Harga cabai rawit merah kini menyentuh Rp60 ribu per kilogram (kg), yang sebelumnya mencapai harga Rp80 ribu per kg.
Kemudian, cabai hijau besar saat ini harganya Rp50 ribu per kg, cabai keriting hijau Rp50 ribu per kg, cabai rawit merah Rp60 ribu per kg, cabai keriting merah Rp60 ribu per kg, cabai merah besar Rp60 ribu per kg, dan cabai rawit hijau Rp70 ribu per kg.
Fauzi menuturkan penurunan harga cabai itu sudah terjadi selama lebih dari satu pekan terakhir.
Selain cabai, harga bahan pokok yang juga mengalami penurunan, yakni bawang merah.
"Bawang merah turun dari Rp70 ribu per kilogram, jadi Rp60 ribu per kilogram," ungkap Fauzi.
Baca juga: Pasar Jaya perluas operasi pasar beras-minyak untuk stabilisasi harga
Sementara itu, bawang putih harganya terpantau normal, yakni Rp45 ribu-Rp50 ribu per kg.
Pedagang lainnya, Ida Rahayu (56) mengatakan penurunan harga cabai dan bawang sudah terjadi sekitar sejak dua pekan belakangan.
Menurut dia, faktor penurunan harga tersebut salah satunya, yaitu stok yang melimpah di Pasar Induk.
"Biasanya, kalau harga lagi naik (melambung) itu karena stoknya kurang, kosong, terus pengirimannya juga telat," tutur Ida.
Di sisi lain, salah satu pengunjung pasar, Jamilah (38) menyambut baik penurunan harga sejumlah bahan pokok tersebut.
Karena harganya sedang turun, dia pun mengaku tidak ragu untuk membeli dalam jumlah banyak.
"Kalau harga lagi tinggi, kayak beli cabai, ya, pembeliannya dikurangin, dari misalnya satu kilogram, jadi cuma setengah kilogram," ujar Ida.
Lebih lanjut, dia berharap agar harga kebutuhan pokok di pasar tradisional dapat terus stabil seperti saat ini.
Baca juga: Pasar Jaya perkuat pemantauan pasar jaga stabilitas harga pangan
Baca juga: Pasar Jaya pantau harga 37 komoditas pangan setiap hari di Jakarta





