Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Indonesia Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi mengambil pelajaran penting setelah terhenti pada perempat final Kejuaraan Asia Junior 2026 di Yatsushiro, Jepang, Jumat, karena kalah 17-21, 21-19, 10-21 dari pasangan Korea Selatan Han Bi Kim/Seo Young Yeo.
“Yang pasti tidak sesuai target kami karena target kami podium, ini bukan hasil yang buruk walaupun kami kalah, kami sudah berjuang maksimal,” kata Selsi dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pasangan Indonesia itu kehilangan gim pertama setelah berada dalam tekanan lawan sejak awal pertandingan. Namun bangkit pada gim kedua untuk memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga.
Halifia mengatakan lawan sudah siap menerapkan permainan menyerang sejak awal.
Baca juga: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri tumbang di laga final
“Kami juga terpancing untuk meladeni lawan,” ujar Halifia.
Meski gagal memenuhi target podium, Selsi/Halifia menyebut pengalaman tampil dalam Kejuaraan Asia Junior menjadi bahan evaluasi penting.
“Evaluasi kami ke depannya mainnya harus konsisten dan jaga fokusnya jangan sampai hilang-hilang,” kata Selsi.
Baca juga: Fardhan ke semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026
“Yang pasti tidak sesuai target kami karena target kami podium, ini bukan hasil yang buruk walaupun kami kalah, kami sudah berjuang maksimal,” kata Selsi dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pasangan Indonesia itu kehilangan gim pertama setelah berada dalam tekanan lawan sejak awal pertandingan. Namun bangkit pada gim kedua untuk memaksa pertandingan berlanjut ke gim ketiga.
Halifia mengatakan lawan sudah siap menerapkan permainan menyerang sejak awal.
Baca juga: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri tumbang di laga final
“Kami juga terpancing untuk meladeni lawan,” ujar Halifia.
Meski gagal memenuhi target podium, Selsi/Halifia menyebut pengalaman tampil dalam Kejuaraan Asia Junior menjadi bahan evaluasi penting.
“Evaluasi kami ke depannya mainnya harus konsisten dan jaga fokusnya jangan sampai hilang-hilang,” kata Selsi.
Baca juga: Fardhan ke semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026





