Progres pembangunan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Timur terus menunjukkan perkembangan di tengah berbagai kabar penyelewengan pembangunan yang tak sesuai lokasi.
Berdasarkan pendataan Dinas Koperasi Jawa Timur yang terintegrasi dalam sistem Simkopdes milik Kementerian Koperasi, terdapat 1.097 koperasi yang sudah menjalankan aktivitas usaha, memiliki anggota, serta melakukan transaksi.
“1.097 itu yang sudah kami data dan sudah ada di sistemnya namanya Simkopdes di Kementerian Koperasi. Jadi ada transaksinya juga sudah ada, anggotanya juga sudah ada,” ujar Endy Alim Abdi Nusa Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Jumat (3/7/2026).
Endy menjelaskan, realisasi program tersebut secara keseluruhan telah berdiri 5.000 bangunan fisik. Dari jumlah itu, sekitar 2.500 hingga 3.000 gedung telah selesai dibangun 100 persen, sedangkan sisanya masih dalam proses pengerjaan oleh.
Menurut Endy, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota berperan melakukan pengawasan pembangunan sebelum nantinya berkoordinasi dengan PT Agrinas untuk proses operasional.
Terbaru, sebanyak 530 gedung koperasi yang tersebar di delapan kabupaten/kota, seperti Nganjuk, Kediri, Mojokerto, dan Lamongan, telah diresmikan dan kini menjadi fokus evaluasi pemerintah.
“Sementara ini yang kita optimalkan untuk mengawasi, untuk melihat apakah yang 530 ini sudah jalan apa belum,” katanya.
Keberadaan koperasi tersebut telah didukung pasokan berbagai kebutuhan pokok dari Bulog, Food ID, hingga LPG Pertamina sehingga aktivitas usaha mulai berjalan di sejumlah daerah.
Sementara itu, pembangunan gedung koperasi masih akan berlanjut. Endy menyebut Pemerintah pusat menargetkan sekitar 30 ribu gedung Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dapat diresmikan pada Agustus mendatang.
Sedangkan Jawa Timur masih menunggu kepastian jumlah gedung yang siap dioperasikan dari PT Agrinas.
“Kalau misalnya jadi semua ya yang 5.000 sekian itu berarti Jawa Timur ya 5.000. Tapi prinsip Pak Menteri Koperasi kemarin menyampaikan insyaallah targetnya 30.000 nanti Agustus akan diresmikan oleh Pak Prabowo,” ungkapnya.(wld/iss)




