Aksesi Indonesia Capai Kemajuan Signifikan, Inggris Nyatakan Komitmen Dukung Penuh

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah Indonesia terus mengoptimalkan berbagai upaya untuk memperluas akses pasar internasional sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing nasional dan mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. 

Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni melalui proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), yang diharapkan dapat membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok regional dan global.

BACA JUGA:Daftar 30 Wamen yang Masih Rangkap Komisaris BUMN, Penyesuaian Putusan MK Dinilai Jalan di Tempat

“CPTPP ini merupakan perjanjian perdagangan antar ekonomi. Ketentuan-ketentuan dalam CPTPP secara umum sudah kita sepakati di berbagai perjanjian internasional seperti dalam kerangka WTO, RCEP, ASEAN, serta proses aksesi OECD. Maka itu, kita hanya memerlukan beberapa penyesuaian peraturan perundang-undangan untuk memenuhi komitmen di CPTPP,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto.

Perkembangan penting dalam proses aksesi Indonesia ditandai dengan pengumuman pada Pertemuan Komisi CPTPP ke-10 yang diselenggarakan secara virtual pada 26 Juni 2026. 

Dalam pertemuan tersebut, para Menteri CPTPP menyepakati dimulainya preparation discussion atau diskusi persiapan bersama Filipina, Indonesia, dan Uni Emirat Arab (UEA). 

BACA JUGA:Harga dan Jadwal Penjualan Tiket Konser BOYNEXTDOOR di Jakarta 2026, Mulai Rp1,8 Juta

Tahapan tersebut menjadi langkah awal yang penting sebelum pembentukan Accession Working Group (AWG) sebagai bagian dari proses aksesi menuju keanggotaan penuh.

Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) merupakan salah satu perjanjian perdagangan bebas dengan standar tinggi yang menjadi salah satu blok perdagangan terpenting di dunia. 

Keanggotaannya saat ini mencakup 12 negara, termasuk Jepang, Kanada, Australia, Inggris, Singapura, dan Meksiko, yang secara kolektif mewakili sekitar 15 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global dengan cakupan pasar hampir 600 juta penduduk. 

BACA JUGA:Tebak Kepribadian Seseorang dari Huruf Awal Namanya, Ini 26 Sifat dari A-Z

Keanggotaan Indonesia dalam CPTPP diharapkan dapat memperluas akses pasar ekspor, meningkatkan arus perdagangan dan investasi, serta memperkuat keterlibatan Indonesia dalam rantai nilai regional dan global.

Dalam proses aksesi tersebut, Indonesia juga memperoleh dukungan dari berbagai negara anggota CPTPP, termasuk Inggris, yang secara konsisten mendukung pengajuan Indonesia untuk bergabung dengan CPTPP.

Dukungan tersebut juga tercermin melalui penandatanganan Indonesia–United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) pada 19 Januari 2026 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dan Secretary of State for Business and Trade Inggris Peter Kyle. 

Kemitraan tersebut menjadi kerangka kerja praktis kedua negara dalam mendorong peningkatan perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi bilateral, sekaligus menegaskan dukungan Inggris terhadap proses aksesi Indonesia ke CPTPP.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wakapolri Resmikan Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Lemdiklat Polri
• 21 jam laludetik.com
thumb
Profil Bupati Langkat Ondim yang Terjerat Kasus Suap, Ikuti Jejak Pendahulunya
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Polisi Sempat Dirawat di RS, Pulang karena Biaya Tak Ditanggung Pelaku
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang dan ke Publik
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
JPPI Desak Sekolah Serahkan Ijazah Tertahan dan Minta Pemerintah Ambil Alih Tunggakan
• 19 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.