BPBD Jambi Dirikan 81 Posko Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jambi: Tim gabungan di Jambi telah mendirikan 81 posko guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan rawan. Posko tersebut akan ditempati lintas sektor, mulai dari personel TNI/Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, dan relawan Masyarakat Peduli Api.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengungkapkan posko tersebar di seluruh wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

"Kami membuat 81 posko tersebar di seluruh wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan dalam rangka melakukan antisipasi terjadi karhutla," kata Bachyuni Deliansyah di Jambi, seperti dilansir Antara, Jumat, 3 Juli 2026.

Bachyuni menjelaskan kehadiran posko memiliki fungsi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam melaporkan temuan titik api di lapangan. Setiap posko diperkuat 10 personel berikut perlengkapannya.

Petugas posko akan membuat laporan berjenjang ke posko induk yang ada di Korem 042/Garuda Putih dan posko udara di Bandara Sultan Thaha Jambi. Sistem pelaporan tersebut memungkinkan penanganan cepat apabila ditemukan titik api di wilayah rawan.

 

Baca Juga :

Kualitas Udara Berbahaya, Warga Sekitar TPA Jatiwaringin Diimbau Pakai Masker

 

Puncak Kemarau dan Fenomena El Nino

Pada awal Juli 2026, merupakan puncak kemarau disertai menguatnya fenomena El Nino yang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Jambi. Kemarau diperkirakan bertahan hingga akhir September mendatang.

"Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung pada Juli sampai akhir September, bahkan Oktober 2026," kata Bachyuni.

BPBD Provinsi Jambi mencatat total hotspot berdasarkan Satelit Aqua Terra dan Suomi NPP per 1 Januari hingga 29 Juni 2026 berjumlah 1.463 titik. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan 451 titik dan Muaro Jambi sebanyak 339 titik.

Rincian sebaran titik api: Sarolangun 199 titik, Merangin 138 titik, Tanjung Jabung Timur 99 titik, Tebo 84 titik, Batang Hari 71 titik, Bungo 53 titik, Kerinci 21 titik, Kota Jambi 7 titik, dan Sungai Penuh 1 titik.

Hingga semester pertama 2026, luas lahan terbakar di Provinsi Jambi mencapai 137,72 hektare. Rinciannya: Kabupaten Batang Hari 36,42 hektare, Muaro Jambi 1,70 hektare, Tebo 2,50 hektare, Sarolangun 44,90 hektare, Tanjabtim 18,80 hektare, Tanjabbar 33,40 hektare.


Personel Satgas Karhutla BPBD Provinsi Sumsel melakukan pemadaman karhutla di Desa Tihang, Kabupaten OKU menggunakan helikopter water boombing, Senin. ANTARA/HO-BPBD OKU


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNI Perkuat Budaya Layanan Lewat CX100 Danantara
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PMI Manufaktur Jeblok, Proyek APBN hingga Danantara Diminta Serap Produk Lokal
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Daftar 7 Penumpang Selamat dari Penembakan Pesawat oleh OPM di Yahukimo
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Polisi Tewas Saat Operasi Narkoba di Kalteng, 2 Personel Hilang
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Profil Bupati Langkat Syah Afandin yang Di-OTT KPK: Hartanya 10,67 Miliar
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.