jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) membahas peluang kolaborasi dengan Yayasan Kreativitas Pena Bangsa (YKPB) dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui pengembangan talenta muda di berbagai daerah. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa inisiatif YKPB dinilai sejalan dengan visi kementerian.
"Kementerian menyambut baik dan siap berkolaborasi dalam Scale Up Project dengan program-program di lintas direktorat. Kementerian Ekraf memiliki sejumlah program unggulan mulai dari aktivasi desa kreatif hingga aktivasi creative hub dan dapat berkolaborasi dengan Yayasan Pena Bangsa," ujar Menteri Ekraf di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (3/7).
BACA JUGA: Menteri Ekraf Ajak Wisudawan STIAMI Ciptakan Wirausaha Lewat Ekonomi Kreatif
YKPB merupakan organisasi sosial yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda melalui beragam program peningkatan kapasitas, pengembangan keterampilan, serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Hal ini senada dengan napas Kementerian Ekraf yang menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.
Menteri Ekraf turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi YKPB dalam membangun sumber daya manusia kreatif. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas akses pengembangan talenta sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Apresiasi Pencapaian Sineas Muda Ini
Pembina YKPB, Sandi Firdaus, mengatakan organisasinya mengusung tagline "Profession to Passion" sebagai upaya menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan kompetensi. Melalui berbagai program yang dijalankan, yayasan berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan mampu menghasilkan karya yang bernilai bagi masyarakat.
"Jadi, memang kita mencoba hal-hal yang sederhana tapi cukup berdampak. Kita lebih berkolaborasi bagaimana kepedulian dan dari profesi kita untuk bisa bermanfaat dan berdampak melalui program-program bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah. Kami ingin menciptakan generasi muda yang inspiratif dan berdaya saing tinggi, khususnya yang mampu berkreasi untuk menghasilkan suatu produk," jelas Sandi.
BACA JUGA: Dihadiri Staf Khusus Presiden Kazakstan, Gekrafs Buka Peluang Kolaborasi Ekraf
Audiensi tersebut turut dihadiri Pengawas Yayasan Ahmad Farhan Faris; Ketua Yayasan Trypama Randra Laksmana; Bendahara Yayasan Prasetyo Prayogo; Sekretaris Yayasan Kahfi Galih Nugroho; Divisi Kemitraan dan Humas Ramaditya; serta Divisi Pengembangan Program Gerry dan Abdul Rosyid. Sedangkan Menteri Ekraf didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi, dan Direktur Fotografi dan Penerbitan, Iman Santosa.
Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil audiensi dengan menyusun rencana kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam rangka mengoptimalkan program-program pemberdayaan talenta muda di daerah. Kementerian Ekraf membuka peluang bagi YKPB untuk berpartisipasi dalam berbagai program unggulan, seperti aktivasi desa kreatif dan pengembangan creative hub di sejumlah wilayah. Sementara itu, YKPB berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan programnya agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda di berbagai daerah di Indonesia. (tan/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Misi Ekraf ke Azerbaijan Berbuah Hasil, Gekrafs Buka Peluang Investasi
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga




