Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Mojokerto Kembangkan Peternakan Itik

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat dukungannya terhadap program ketahanan pangan melalui pengembangan peternakan itik di area Branggang. Sebanyak 102 ekor bibit itik dilepas sebagai tahap awal pengembangan peternakan.

Pelepasan bibit itik dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja) serta Kepala Subseksi Registrasi, Bimbingan Kemasyarakatan, dan Perawatan (Bimkemaswat).

Sebelum dilepas ke area peternakan, seluruh bibit itik terlebih dahulu ditempatkan di kandang pembesaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan pertumbuhan bibit optimal sebelum memasuki tahap pemeliharaan hingga masa produktif.

Kalapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, mengatakan pengembangan peternakan itik merupakan bagian dari dukungan terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Aksi Ketahanan Pangan. Menurutnya, peternakan itik tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pangan.

“Peternakan itik ini juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pemberian keterampilan di bidang peternakan. Kami berkomitmen mendukung 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya melalui penguatan program ketahanan pangan,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun meningkatkan keterampilan warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Melalui pengembangan peternakan itik, Lapas Kelas IIB Mojokerto juga mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari program pembinaan. Ke depan, peternakan tersebut diharapkan terus berkembang dan menjadi kontribusi nyata Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menciptakan pembinaan warga binaan yang produktif dan bermanfaat. [tin/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Santunan Peserta Kopdes yang Meninggal Disesuaikan Penyebabnya, Nilainya hingga Rp168 Juta
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Kronologi Istri Bunuh Suami di Purwokerto, Tak Tahan Kebelet Ingin Nikah Lagi Sampai Sewa Eksekutor?
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 dan Status Desil Terkini di cekbansos.kemensos.go.id
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 3 Juli, Cek 5 Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Menegangkan! Kronologi Penangkapan Bandar Narkoba di Katingan Berujung 1 Polisi Gugur 2 Hilang
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.