COCO Tetapkan Harga Rights Issue, Potensi Dana Tembus Rp1,3 Triliun

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wahana Interfood menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas (rights issue) sebesar Rp120 per saham.

COCO Tetapkan Harga Rights Issue, Potensi Dana Tembus Rp1,3 Triliun (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) menetapkan harga pelaksanaan penawaran umum terbatas (rights issue) sebesar Rp120 per saham.

Melalui aksi korporasi ini, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp1,3 triliun yang akan digunakan untuk mendanai akuisisi serta memperkuat modal kerja.

Baca Juga:
Rampungkan Akuisisi Momogi, Wahana Interfood (COCO) Siapkan Strategi Ekspansi Ini

Berdasarkan prospektus Kamis (2/7/2026), COCO menawarkan rights issue dengan rasio 1:3, di mana setiap pemegang satu saham lama berhak memperoleh tiga Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya sekitar 10,7 miliar saham baru. Dengan harga pelaksanaan Rp120 per saham, nilai dana yang berpotensi diperoleh mencapai sekitar Rp1,3 triliun.

Baca Juga:
BEI Soroti Rights Issue Jumbo COCO, Ini Tanggapan Manajemen 

Sebagian besar dana hasil rights issue, yakni sekitar Rp1,2 triliun, akan digunakan untuk mengakuisisi PT Sari Murni Abadi. Adapun sisa dana akan dialokasikan sebagai modal kerja guna mendukung operasional dan pengembangan usaha perseroan.

Selain menerbitkan saham baru, COCO juga menyertakan penerbitan sebanyak-banyaknya sekitar 355,9 juta waran. Waran diberikan dengan rasio satu waran untuk setiap 30 saham baru yang diperoleh dari pelaksanaan HMETD.

Baca Juga:
Ekspansi Bisnis Kakao, COCO Akuisisi Produsen Snack Momogi

Harga pelaksanaan waran ditetapkan sebesar Rp800 per saham. Apabila seluruh waran dikonversi menjadi saham, aksi korporasi ini berpotensi menimbulkan efek dilusi hingga sekitar 75,61 persen terhadap kepemilikan pemegang saham yang tidak berpartisipasi.

Perseroan juga memastikan pengendali utama, Mahogany Global Investment, akan melaksanakan seluruh haknya dalam rights issue tersebut. Selain itu, Mahogany Global Investment turut bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) untuk menyerap hingga sekitar 4,3 miliar rights yang tidak diambil oleh pemegang saham lainnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, tanggal terakhir perdagangan saham yang masih mengandung hak memesan efek terlebih dahulu (cum rights) di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 8 Juli 2026. Selanjutnya, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD akan berlangsung pada 14-21 Juli 2026.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PP Tunas berjalan seiring dengan upaya menumbuhkan budaya Indonesia
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Menteri PANRB: Transformasi Birokrasi Harus Hadirkan Kepastian Hukum
• 22 jam laludisway.id
thumb
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MSIN Raih Bisnis Indonesia Awards 2026
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Qodari soal Stimulus Ekonomi: Arahan Prabowo demi Jaga Daya Beli Masyarakat
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Gubernur Aceh Imbau Warganya Berdoa Untuk Venezuela
• 11 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.