Rampung Desember, Flyover Latumenten Akan Terintegrasi dengan KRL dan TransJakarta

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Proyek pembangunan Flyover Latumenten di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terus dikebut dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Pembangunan infrastruktur ini langsung ditinjau Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth, Kamis, 2 Juli 2026.

"Flyover Latumenten ini progresnya masih on the track, mudah-mudahan bisa selesai Desember 2026 nanti," kata Kenneth yang mendampingi Gubernur DKI, dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026.

Kent mengungkapkan, Flyover Latumenten yang digadang-gadang mampu mengurangi kemacetan hingga 40 persen itu nantinya akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi umum, mulai dari KRL Commuter Line hingga TransJakarta. Sebagai penghubung antarmoda, akan dibangun skywalk yang dilengkapi lift, jembatan penyeberangan orang (JPO) ramah disabilitas, serta halte TransJakarta yang terintegrasi dengan kawasan sekitar.

"Jadi konsep tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang membawa barang atau kereta bayi. Kehadiran lift pada JPO akan mempermudah akses menuju halte TransJakarta tanpa harus menggunakan tangga," ujar Kent.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki yang menggunakan transportasi umum. Sebab, dengan adanya skywalk yang terkoneksi langsung dengan halte Transjakarta dan stasiun KRL, masyarakat tidak perlu lagi menyeberang di tengah padatnya arus lalu lintas. 

Lebih lanjut, Legislator PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Kent itu mengungkapkan, pembangunan flyover Latumenten berawal dari keresahan warga yang tinggal di sekitar perlintasan kereta api. Menurutnya, warga meminta dirinya mencarikan solusi untuk mengurai kemacetan yang menjadi persoalan menahun.

"Pada 2024 lalu saya ada kunjungan kerja ke daerah sini (Latumenten) saat reses. Warga lalu meminta dibangunkan flyover untuk mengurai kemacetan imbas perlintasan kereta yang padat," ungkap Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta itu.

Baca Juga :

Tarif Langganan Bulanan TransJakarta Diusulkan Rp200 Ribu
Oleh karena saat itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memiliki anggaran untuk membangun flyover, Kent meminta agar dilakukan kajian dahulu terhadap permasalahan tersebut. Setelah kajian rampung, proyek Flyover Latumenten masuk ke proses lelang dan mulai dikerjakan pada penghujung 2025.

"Sekarang sudah mulai terlihat hasilnya, mudah-mudahan bisa selesai on time seperti yang diharapkan Pak Gubernur," ujar Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI itu.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan pembangunan Flyover Latumenten menggunakan anggaran sebesar Rp259 miliar. Ia mengatakan, progres pembangunan telah mencapai 55,2 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.

Pramono menyebut Flyover Latumenten merupakan salah satu proyek infrastruktur yang paling dinantikan warga, karena berada di kawasan yang selama ini menjadi titik kemacetan baik pagi, siang, dan sore. Setelah flyover selesai dibangun, Pemprov juga berencana menutup perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut. 

Peta pembangunan flyover Latumenten, Grogol. Foto: Antara.

Langkah tersebut dilakukan agar arus lalu lintas tidak lagi tersendat akibat buka-tutup perlintasan, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Seluruh kendaraan nantinya akan diarahkan melintasi flyover, sehingga tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta api.

"Dengan demikian, siapa pun harus naik ke atas supaya perlintasan yang sebidang kereta api ini tidak lagi terganggu dan juga menimbulkan kecelakaan seperti yang pernah terjadi di Bekasi pada waktu itu," kata Pramono.

Atas pembangunan Flyover Latumenten, Wakil Camat Grogol Petamburan, Pradana Putra, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth. Menurutnya, pembangunan flyover tersebut merupakan salah satu aspirasi warga untuk mengatasi kemacetan yang akhirnya diwujudkan oleh pemerintah.

"Ini penantian warga puluhan tahun, alhamdulillah terealisasikan. Terima kasih Pak Dewan dan Pak Gubernur. Semoga flyover ini bisa menjadi jawaban atas permasalahan kemacetan," kata Pradana Putra.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Menang Dramatis atas Kroasia
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemerintah Tunjuk Empat Marketplace sebagai Pemungut Pajak E-Commerce Mulai 1 Agustus 2026 | JMP
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Pembangunan IKN Dorong Ekonomi Penajam Paser Utara Tumbuh 19,9 Persen
• 11 menit laluidxchannel.com
thumb
IDN Global Satukan Diaspora Perkuat Strategi Mitigasi Bencana di Indonesia
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.