jakarta.jpnn.com - Massa dari Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) BUMN berdemonstrasi di depan gedung Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (3/7).
Mereka mendesak Danantara Indonesia melakukan evaluasi total tata kelola PT Pelindo dan PT Pelindo Solusi Terminal Petikemas (SPTP)
BACA JUGA: Ibu-Ibu Demo Minta MBG Dilanjutkan, Katanya Bantu Beban Orang Tua
"Kami menilai PT Pelindo dan PT Pelindo Solusi Terminal Petikemas tengah menghadapi krisis kepemimpinan yang serius,” kata Koordinator Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) BUMN M Adnan.
Adnan menjelaskan selama ini berbagai masalah terus bermunculan.
BACA JUGA: Pembawa Bom Molotov saat Demo Mahasiswa di Jakarta Jadi Tersangka
“Mulai lemahnya koordinasi operasional hingga insiden keselamatan kerja yang berulang. Kami minta tata kelola Pelindo dievaluasi total,” kata Adnan.
Adnan menjelaskan BUMN strategis tidak boleh dikelola dengan cara yang mengikis kepercayaan publik.
BACA JUGA: Demo di PLN, PP HIMMAH Soroti Blackout Sumatra
Dia menilai pengelolaan aset di sejumlah terminal patut diaudit secara independen.
“Dengan demikian, publik memperoleh kepastian bahwa seluruh keputusan bisnis benar-benar berpijak pada prinsip profesionalisme, efisiensi, transparansi, dan kepentingan negara,” kata Adnan.
Menurut Adnan, setiap kebijakan yang berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai tata kelola wajib dibuka secara terang-benderang.
Adnan mendesak pimpinan Danantara Indonesia untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap tata kelola PT Pelindo dan PT Pelindo SPTP.
“Kami mendukung Perintah Presiden Prabowo agar BUMN dibersihkan dari para kolaborator dan komparador,” kata Adnan. (jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil




