Kronologi Kelompok Remaja Curi Motor Saat Hendak Tawuran di Duren Sawit Jaktim

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Timur mengungkap kronologi pencurian sepeda motor yang dilakukan sekelompok remaja yang hendak tawuran di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bernama Lukman dan Arya hendak menuju sebuah minimarket untuk mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM) menggunakan sepeda motor.

"Saat Lukman dan Arya ingin mengambil uang di minimarket, di perjalanan Arya melihat kurang lebih ada 10 orang yang diduga pelaku menggunakan enam unit motor yang sedang nongkrong membawa sajam (senjata tajam) jenis celurit dan meneriakan korban dan Arya dengan berkata 'ini nih orangnya," kata Made saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: Polisi Tangkap Remaja yang Curi Motor Saat Hendak Tawuran di Duren Sawit Jaktim

Saat melihat sekelompok remaja membawa sajam, Lukman dan Arya langsung tancap gas dan berusaha menjauhi lokasi untuk menyelamatkan diri.

Namun, para pelaku tetap mengejar mereka menggunakan sepeda motor hingga melakukan pemukulan.

"Saat terjadi kejar-kejaran, korban Lukman dipukul oleh salah satu rekan pelaku atas nama Tegar, hingga korban dan Arya menabrak tiang listrik di TKP dan terjatuh," ungkap Made.

Setelah terjatuh dari sepeda motor, kedua korban langsung berlari meninggalkan lokasi. Sementara itu, sepeda motor yang mereka gunakan ditinggalkan di tempat kejadian.

"Korban meninggalkan sepeda motor yang digunakan, lalu motor tersebut dibawa oleh pelaku TPR alias BULE. Atas kejadian tersebut, saksi melaporkanya ke Polsek Duren Sawit," ungkapnya.

Made memastikan polisi telah menangkap salah satu pelaku berinisial TPR alias BULE (17) di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, pada Selasa (30/6/2026) pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Bentrok Pedagang dan Preman di Ciledug Usai Tolak Uang Jatah, 5 Orang Terluka

"Untuk pelaku lainnya, Tegar, belum diamankan, dia memiliki peran saat mengejar korban, melakukan pemukulan hingga korban menabrak tiang listrik dan terjatuh. Koordinasi dengan Sentra Handayani untuk penanganan ABH (anak berhadapan hukum)," jelas Made.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menjelaskan, TPR dan teman-temannya diduga hendak mencari lawan tawuran sebelum beraksi.

"Mereka itu secara berkelompok membawa sepeda motor, berjumlah enam sepeda motor, hendak melakukan tawuran. Pada saat itu bertemu dengan korban yang sedang berboncengan sepeda motor," tutur Made.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamasan Tombak Kyai Upas Tulungagung Sepi Pengunjung, Disbudpar Siapkan Promosi Besar Tahun Depan
• 7 jam laluberitajatim.com
thumb
Oknum Polisi Aiptu N Anggota Polres Tegal Kota Ditahan Dugaan Aniaya Perempuan
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Kriminolog Soroti Penanganan Judi Online: Dorong Libatkan BSSN, Tak Sekadar Blokir Situs
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Menkeu Purbaya Bakal Saring Usulan Tambahan Anggaran K/L Rp984 Triliun demi Jaga Defisit APBN 2027
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Jalan Peningkatan Senilai 11,4 Miliar di Jeneponto Rusak Parah, Integritas APH di Uji
• 13 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.