HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di tengah perombakan skuad yang dilakukan PSM Makassar untuk menghadapi Super League 2026/2027, kabar baik datang dari sektor lini tengah. Dua gelandang andalan, Ananda Raehan dan Akbar Tanjung, dikabarkan memilih tetap bertahan dan siap menjadi bagian dari proyek pelatih baru, Darije Kalezic.
Kehadiran keduanya menjadi sinyal bahwa PSM tidak sepenuhnya membangun tim dari nol. Manajemen tetap berupaya mempertahankan kerangka pemain lokal yang selama ini menjadi tulang punggung Juku Eja.
Sebelumnya, PSM telah melepas sejumlah pemain setelah kontrak mereka berakhir. Namun, tidak semua pemain mengambil jalan yang sama. Beberapa di antaranya justru memilih memperpanjang masa baktinya bersama klub kebanggaan Sulawesi Selatan tersebut.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, membenarkan bahwa memang ada pemain yang tidak melanjutkan kerja sama, tetapi ada pula yang tetap bertahan.
“Ya memang ada beberapa pemain yang tidak lanjut,” ujar Sulaiman Abdul Karim kepada dikutip dari Fajar.
Namun, pria yang akrab disapa Sule itu menegaskan bahwa masih ada pemain yang kontraknya telah habis tetapi memilih kembali menandatangani kesepakatan baru.
“Tapi ada juga yang masih sama-sama dengan PSM musim depan,” tambahnya.
Rumor mengenai bertahannya dua gelandang lokal itu kemudian menguat setelah diunggah akun Instagram @transfermarkt_psm yang selama ini aktif mengikuti perkembangan bursa transfer PSM Makassar.
Dalam unggahan tersebut, Ananda Raehan dan Akbar Tanjung disebut telah melanjutkan masa baktinya bersama Juku Eja untuk musim 2026/2027.
“Dua sektor gelandang kembali melanjutkan masa bakti bersama PSM Makassar untuk musim 2026/2027,” tulis akun tersebut.
Bertahannya Akbar Tanjung menjadi kabar yang cukup penting bagi PSM. Gelandang berpengalaman itu telah menjadi salah satu pemain paling konsisten sejak bergabung pada 2022 dan turut membawa Juku Eja menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
Selain beroperasi sebagai gelandang bertahan, Akbar juga dikenal memiliki fleksibilitas bermain sebagai bek tengah ketika dibutuhkan. Pengalaman dan jiwa kepemimpinannya diperkirakan masih akan menjadi aset berharga bagi skuad asuhan Darije Kalezic.
Sementara itu, Ananda Raehan merupakan representasi regenerasi PSM. Gelandang muda jebolan akademi Juku Eja tersebut terus menunjukkan perkembangan dari musim ke musim dan kini menjadi salah satu pemain lokal yang diandalkan di lini tengah.
Perpaduan pengalaman Akbar Tanjung dengan energi serta mobilitas Ananda Raehan diharapkan mampu menjadi fondasi permainan PSM pada musim mendatang.
Dengan bertahannya kedua pemain tersebut, komposisi lini tengah PSM Makassar dinilai tetap menjadi salah satu sektor paling solid dalam skuad.
Akun @transfermarkt_psm bahkan menyebut mayoritas gelandang lokal tetap bertahan bersama Juku Eja.
“Dengan ini, sektor gelandang menjadi yang paling sedikit ditinggalkan pemain, terutama pemain lokal. Sebanyak 90 persen bertahan, kecuali Rifky Dwi Septiawan yang kembali ke Persita sebagai pemain pinjaman,” tulis akun tersebut.
Di bawah kepemimpinan Darije Kalezic, stabilitas lini tengah diperkirakan akan menjadi salah satu kekuatan utama PSM Makassar. Bertahannya Ananda Raehan dan Akbar Tanjung memberi modal penting bagi pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu untuk membangun tim yang kompetitif tanpa harus kehilangan identitas permainan yang telah terbentuk dalam beberapa musim terakhir.





