Kinerja NCKL Aman dari Fluktuasi Rupiah, Ini Penjelasan Manajemen 

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak memberikan dampak negatif terhadap kinerja perseroan.

Kinerja NCKL Aman dari Fluktuasi Rupiah, Ini Penjelasan Manajemen (Foto: dok NCKL)

IDXChannel - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel menilai, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak memberikan dampak negatif terhadap kinerja perseroan.

Manajemen NCKL menjelaskan, sebagian besar pendapatan perusahaan, khususnya dari segmen pengolahan nikel, berasal dari kegiatan ekspor yang seluruh hasil penjualannya menggunakan mata uang dolar AS (USD).

Baca Juga:
Harita Nickel (NCKL) Fokus Jaga Profitabilitas di Tengah Tekanan Harga 

"Pendapatan Perseroan dari segmen pengolahan nikel secara keseluruhan berasal dari kegiatan ekspor, dengan hasil penjualan yang dilakukan dalam mata uang USD," tulis manajemen menjawab pertanyaan Bursa dalam keterbukaan informasi, Jumat (3/7/2026).

Sementara itu, pada segmen penambangan nikel, meskipun pembayaran penjualan diterima dalam mata uang rupiah, penetapan harga bijih nikel tetap mengacu pada dolar AS.

Baca Juga:
Harita Nickel (NCKL) Putuskan Dividen Rp2,68 Triliun, Dibayarkan 31 Juli

Perseroan menjelaskan, harga jual bijih nikel mengacu pada Harga Patokan Mineral (HPM), yang perhitungannya didasarkan pada harga nikel di London Metal Exchange (LME). Nilai tersebut kemudian dikonversi ke dalam rupiah saat transaksi dilakukan.

Dengan mekanisme tersebut, fluktuasi nilai tukar dolar terhadap rupiah tidak memberikan tekanan terhadap bisnis NCKL. Sebaliknya, eksposur pendapatan yang berbasis dolar membuat perseroan relatif terlindungi dari pelemahan nilai tukar rupiah.

Baca Juga:
FTSE Tambah Coret 4 Saham Indonesia, GOTO hingga NCKL Keluar dari Indeks

"Oleh karena itu, secara keseluruhan penguatan nilai tukar USD tidak memberikan dampak negatif bagi Perseroan," ujar manajemen.

Pada kuartal I-2026, Harita Nickel membukukan laba bersih sebesar Rp2,71 triliun, melonjak 63,7 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp1,65 triliun.

Namun, pendapatan perusahaan tercatat turun 4,5 persen menjadi Rp6,81 triliun dari periode sebelumnya Rp7,12 triliun.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Bupati Langkat Ondim yang Terjerat Kasus Suap, Ikuti Jejak Pendahulunya
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sudah Tiga Pekan Elpiji 3 Kg Langka di Toraja, Harga Tembus Rp50 Ribu per Tabung
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Pendamping PKH Terbukti Rangkap Pekerjaan Diminta Kembalikan Gaji, Totalnya Rp7,9 Miliar
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Koops TNI Habema Buru Kelompok Separatis Penembak Pilot AMA Air
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Saat Dua Sukhoi TNI AU Kawal Pesawat Kepresidenan Belarusia di Langit Indonesia
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.