Wamendagri Ribka Haluk Desak Penanganan Serius Penemuan Jenazah di Intan Jaya

liputan6.com
12 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meminta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya segera mengambil langkah cepat dan serius menyusul laporan penemuan sejumlah jenazah warga di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Pemerintah daerah (Pemda) juga diminta berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut sekaligus memastikan keamanan dan pelayanan sosial kepada masyarakat terdampak tetap berjalan.

Advertisement

“[Berdasarkan isu ini] masyarakat meminta untuk [pemerintah dan aparat] segera melakukan penanganan. Jadi kami sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan pemerintah daerah dalam hal ini Forkopimda untuk segera melakukan penanganan [serius],” ujar Ribka di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya setelah penemuan sejumlah jenazah warga dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu korban yang telah teridentifikasi ialah Okto Tigau (19), warga Distrik Sugapa, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (29/6/2026) dan ditemukan meninggal dunia di kawasan belakang Pos Habema, Distrik Sugapa, pada Rabu (1/7/2026).

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Ribka menegaskan penanganan perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain mendukung langkah-langkah keamanan dan proses investigasi, Pemda juga diminta memastikan pelayanan sosial kepada masyarakat tetap berjalan.

“Jadi secara serius untuk melakukan penanganan. Baik itu penanganan [dalam bentuk] pelayanan sosialnya maupun juga mungkin dari sisi keamanan, investigasi, meminta pihak kepolisian misalnya untuk melakukan investigasi,” katanya.

Lebih lanjut, Ribka menegaskan pemerintah tidak ingin berspekulasi ataupun menyalahkan pihak tertentu sebelum hasil investigasi resmi diumumkan. Karena itu, seluruh proses pengungkapan fakta diserahkan kepada aparat yang berwenang.

“Dalam hal ini kami tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, biarlah yang punya kewenangan dalam hal ini pihak keamanan untuk mengungkap yang sebenarnya terkait dengan adanya kronologis kematian beberapa masyarakat yang ada di Kabupaten Intan Jaya,” tegas Ribka.

Di akhir keterangannya, Ribka mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi kepada pemerintah bersama aparat keamanan.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Biarkan pemerintah bersama aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya maupun Provinsi Papua Tengah bekerja untuk menjamin keamanan masyarakat serta memberikan pelayanan sosial yang dibutuhkan oleh warga di Kabupaten Intan Jaya,” pungkasnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Mod Minecraft di Era Baru Gaming 2026, Berikan Pengalaman Bermain yang Terus Berevolusi
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Penambang Kripto di Tambun Curi Listrik 33.000 VA, Ini Kata PLN
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Peningkatan Layanan ASN
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Ibu-ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026
• 13 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.