jpnn.com, JAKARTA - Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, yang diduga hanyut di Sungai Katingan saat bertugas melakukan penangkapan terduga bandar narkoba pada Kamis (2/7).
Kapolres Katingan, Kalimantan Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Dodik Hartanto, mengatakan fokus utama saat ini adalah menyisir aliran Sungai Katingan untuk menemukan kedua anggota tersebut.
BACA JUGA: Aipda Yudhi Tewas dalam Penggerebekan Bandar Narkoba, Bareskrim Turunkan Tim ke Katingan
"Fokus utama kami saat ini adalah menyisir aliran Sungai Katingan untuk menemukan keberadaan kedua anggota kami. Seluruh sumber daya yang tersedia telah kami kerahkan guna mempercepat proses pencarian," kata Dodik saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Jumat (3/7).
Pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan tim gabungan dari personel Ditpolairud dan Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, serta Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya.
BACA JUGA: Dukung Proses Hukum Polisi Tersangka Korupsi MBG, Sahroni: Tak Ada yang Kebal Hukum
Tim gabungan menyisir sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Katingan yang diduga menjadi lokasi terakhir kedua personel terlihat saat menjalankan operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah.
"Kami tidak bekerja sendiri. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi agar proses pencarian dapat berjalan optimal," ucapnya.
BACA JUGA: Polisi Bongkar Peredaran Narkotika Sintetis Senilai Rp 1 M di Bogor
Dodik menjelaskan proses pencarian menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Arus Sungai Katingan yang deras membuat tim harus bekerja lebih hati-hati agar keselamatan personel tetap terjaga selama operasi SAR berlangsung. Meski demikian, upaya penyisiran terus dilakukan dengan memperluas area pencarian di sepanjang bantaran sungai maupun permukaan air menggunakan personel dan peralatan yang tersedia.
"Kondisi arus sungai memang menjadi tantangan, namun pencarian akan terus kami lakukan semaksimal mungkin," ujarnya.
Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Katingan melaksanakan operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7) dini hari. Dalam operasi itu, dilaporkan ada dua personel Satresnarkoba Polres Katingan diduga terjatuh dan terseret arus Sungai Katingan. Hingga Jumat siang, kedua personel Polri itu masih belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan seluruh unsur yang tergabung dalam tim pencarian.
"Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar kedua anggota kami segera ditemukan. Kami akan terus berupaya hingga proses pencarian membuahkan hasil," kata Dodik.
Insiden ini menjadi perhatian serius bagi jajaran kepolisian, mengingat risiko tinggi yang dihadapi personel dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. Pencarian akan terus dilanjutkan hingga kedua personel ditemukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh tim yang terlibat dalam operasi SAR tersebut. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jebol Plafon Rumah, Pria di Palembang Dibekuk Polisi
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga




