Jakarta: Turnamen sepak bola terbesar se-Asia Tenggara atau ASEAN Hyundai Cup 2026 akan kembali digulir akhir bulan ini. Memasuki edisi ke-16, ajang dua tahunan yang dulu dikenal sebagai Piala AFF ini tetap menjadi panggung gengsi utama bagi negara-negara Asia Tenggara.
Menyikapi ketatnya persaingan, Badan Tim Nasional menegaskan tidak akan menganggap remeh kompetisi tersebut, dan bertekad memutus rekor enam kali runner-up dengan misi merebut gelar juara untuk pertama kalinya.
"Jujur saja saya tidak sependapat kalau Piala AFF ini dianggap turnamen ecek-ecek atau kalau netizen menyebut ciki. Karena sampai dengan saat ini Timnas kita belum pernah mendapatkan trofi juara," kata Ketua Badan Tim Nasional Indonesia Sumardji.
Baca Juga :
Arema FC Pastikan Tak Halangi Arkhan Fikri Bela Timnas Indonesia"AFF ini adalah event yang sangat bergengsi di Asia Tenggara. Momentumnya tepat. Kenapa tidak kita manfaatkan dan kita buktikan bahwa kita mampu untuk bisa mendapatkan itu," ujarnya.
Timnas Indonesia berencana menyaring 50 nama pemain Liga 1 menjadi 26 penggawa terbaik pada fase akhir.




