Pergelaran musik dengan panggung berlatar belakang spektakuler Prambanan Jazz Festival atau PJF kembali digelar di Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Jumat (3/7/2026). Memasuki tahun ke-12 penyelenggaraannya, penampil pada PJF tahun ini dikurasi lebih ketat agar lebih menonjolkan musik dengan genre jazz.
Kurasi tersebut dipandu oleh musisi Shadu Rasjidi yang digandeng secara khusus oleh Rajawali Indonesia selaku penyelenggara PJF. Penampil bergenre musik jazz pada tahun ini diklaim mencapai sekitar 63 persen, meningkat dibanding pada tahun-tahun sebelumnya.
Penonton mendatangi ajang Prambanan Jazz Festival di Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (3/6/2026). (Kompas/Ferganata Indra Riatmoko)
Pentas tahunan itu ditargetkan dihadiri oleh sekitar 83.000 penonton. (Kompas/Ferganata Indra Riatmoko)
Penonton merekam penampilan grup Wijaya 80 pada ajang Prambanan Jazz Festival di Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (3/6/2026). (Kompas/Ferganata Indra Riatmoko)
Menurut CEO Rajawali Indonesia Anas Alimi, hal itu sekaligus menjawab masukan dari publik mengenai porsi musik jazz yang sempat dinilai kurang menonjol pada edisi sebelumnya. Rajawali Indonesia pun meluncurkan konsep baru bertajuk ”Playing Jazz”. Dalam konsep ini, beberapa musisi lintas genre ditantang untuk mengeksplorasi dan mengaransemen ulang karya-karya mereka dengan sentuhan jazz.
Pada hari pertama PJF 2026, sejumlah penampil pun berusaha mengeluarkan kreativitas mereka agar mewakili konsep ”Playing Jazz” tersebur. Grup musik Trisum yang digawangi trio gitaris, yakni Tohpati, Dewa Budjana, dan Balawan, pun sukses memukau penonton yang memadati depan area panggung.
Grup band Wijaya 80 pun melakukan upaya serupa. Vokalis Ardhito Pramono bersama grup itu berusaha memperkental nuansa jazz pada sejumlah karya yang mereka mainkan.
PJF kali ini mengusung tema besar, yakni ”Celebrate the Joy”. Nuansa ceria pun diperkuat oleh sejumlah instalasi seni karya perupa Eko Nugroho.
Selama tiga hari penggemar musik dimanjakan dengan rangkaian pentas di kompleks cagar budaya nan indah. Deretan penampil dari dalam dan luar negeri pun siap mengukir kenangan indah di benak tiap-tiap penonton PJF tahun ini.





